Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Thursday, September 25, 2014

Moyo Island Sumbawa Besar

sobat adventure, Belum banyak yang tahu bahwa ternyata 2,5 Km dari Pulau Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Besar Nusa Tenggara Barat ada salah satu tempat wisata terbaik tepatnya di Pulau Moyo. Pulau Moyo merupakn objek wisata kelas dunia, ini terbukti Pulao Moyo pernah di kunjungi oleh wisatawan mancanegara sekaliber Lady Diana dan  Mick Jagger pernah menhunjungi tempat ini.

Pulao Moyo dikelola oleh Amanwana Resort dan termasuk kedalam kawasan eklusif. Menawarkan keindahan dan keaslian alam yang alami membuat Pulau Moyobanyak diminati wisatawan asing yang ingin mendapatkan ketenangan dalam berlibur.

Wisata yang ditawarkan Pulau Moyo sangatlah beragam, mulai dari wisata air terjun hinga keindahan bawah lautnya serta didukung dengan akomodasi dan transportasi yang berstandar internasional. Pulau moyo jarang sekali dikunjungi oleh wisatawan lokal karena untuk bisa menikmati keindahan Pulau Moyo wisatawan lokal harus merogoh kocek yang sangat besar.

Untuk sobat yang penasaran ingin mengunjungi Pulau Moyo, sobat adventure dapat melakukan perjalanan dari Bali ke Sumbawa besar kemudian dilanjutkan dengan seepdboat kke Pulau Moyo waktu tempuh 15 menit.

Sobat adventure juga dapat memulai perjalanan darat dari Lombok selanjunta melakukan penyebrangan dari pelabuhan Khayangan ke pelabuhan Tano. Perjalanan dilanjukan dengan perjalanan darat menuju Pulau Sumbawa Besar dengan waktu tempuh sekitar lima jam dengan mengunakan mobil.

Penginapan dan hotel di Pulau Moyo sangatlah mahal berada dikisaran 10 jutaan. Jadi untuk menghemat sobat adventure sebaiknya menginap di rumah-rumah penduk.

Cara Mendaki Gunung Cikuray

sobat adventure - Gunung Cikuray merupakan gunung tertinggi di Kabupaten Garut. Cikuray bagaikan tembok raksasa menjulang tinggi ke angkasa membentengi Garut dari arah selatan. Hamparan awan yang begitu luas seperti samudra nampak hadir menyambut para pendaki di pagi hari. berada di puncak Gunung Cikuray rasanya seperti berada di negri dongeng "Negri Di Atas Awan". Ini yang membuat Cikuray selau diminati bagi para pendaki gunung. Postingan kali ini akan membahas tentang bagaimana cara mendaki gunung Cikuray?

Bagi sobat dari luar Garut naik Bus jurusan Garut dan berhenti di Terminal Guntur Garut. Jalur menuju puncak Cikuray ada dua jalur jadi pilih mau pakai jalur yang mana?
  • Via Cilawu/ Stasiun Pemancar
Dari Terminal Guntur sobat naik saja Angkot berwarna putih abu-abu jurusan Cilawu dengan tarif Rp. 5.000.- Bisa langsung minta diantar ke pos  I bila rombongana harga nego. Membayar tiket masuk Rp. 3.000.- per orang, Motor Rp. 5.000.- Mobil kecil Rp. 10.000.- Mobil besar Rp. 15.000.

Dari stasiuan pemancar isi penuh wadah pengisian air sebanyak mungkin karena di jalan sampai puncak Cikuray sobat tidak akan menemukan sumber air lagi. Pendakian bisa langsung dimulai dengan trek yang langsung menanjak dengan melewati perkebunan teh dan ladang milik penduduk setempat setelah itu sobat akan melewati jalur dengan vegetasi hutan yang lebat. Hati-hati jamgan sampai keluar jlaur karena di beberapa bagian di kanan kirinya terdapat jurang yang cukup curam.


  • Via Bayongbong Cigedug
Dari Terminal Guntur sobat naik saja Angkot 08 berwarna putih kuning jurusan Bayongbong dengan tarif Rp. 5.000.-Minta berhenti di pertigaan Cicayur pamalayan setelah 100m setelah alun-alun Bayongbong. Dari pertigaan Cicayur bisa sewa ojeg Rp. 15.000.- per orang atau sewa mobil Pickup biaya Rp. 200.000.- per rombongan sampai Pabrik. Mudian mebayar uang simaksi Rp. 3.000 per orang.
Post Registrasi Cikuray Via Bayongbong

Sama seperti di Pemancar jangan lupa isi penuh persedian air sobat karena dijalur ini pun sobat tidak akan menemukan sumber air lagi.

Tips hemat buat sobat dari JABOTABEK dan sekitarnya, untuk menghemat waktu dan ongkos sebaiknya dari Terminal Kampung Rambutan bisa naik Bus KARUNIA BAKTI dengan jurusan SINGAPARNA. Kemudian turun di Perkebunan Dayeuhmanggung Cilawu, dari sana kepemancar tinggal pilih mau jalan kaki, ojeg atau sewa mobil.

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/03/cara-mendaki-gunung-cikuray.html

Wednesday, September 24, 2014

Cara Melakukan Pendakian Gunung Semeru

sobat adventure - Bagi para pendaki, Gunung Semeru merupakan salah satu gunung yang harus didaki, selain gunung tertinggi di pulau jawa Gunung Semeru juga menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Nah bagi sobat adventure yang ingin mendaki Gunung Semeru tapi tidak tahu harus bagai mana? Postingan kali ini akan sangat bermanfaat bagi sobat pendaki pemula yang belum tahu banyak tentang tata cara dan peraturan mendaki Gunung Semeru.

1. Syarat Dan Izin Pendakian
Calon pendaki harus mengurus perizinan di kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru via kantor seksi pengelolaaan taman nasional wilayah 2 di Tumpang bagi yang menggunakan jalur lewat Malang, sedangkan yang melalui jalur lainnya, melewati Lumajang, mendaftar di Kantor pengelolaan Ranupane.

Itu semua wajib di lakukan untuk memudahkan pengawasan dan monitoring para pendaki jika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan dan memudahkan menghubungi pihak keluarga dan instansi terkait lainnya. Adapun persyaratannya yang harus di lengkapi oleh calon pendaki Semeru antara lain:


  • Fotocopy identitas diri (KTP/SIM/Kartu Pelajar)  sebanyak 2 rangkap untuk masing-masing calon pendaki.
  • Mengisi Biodata: Nama lengkap, Umur, Alamat lengkap beserta nomor telpon keluarga yang dapat dihubungi.
  • Membayar tiket masuk,
    Tabel harga tiket masuk
    Bila membawa kendaraan pribadi akan dikenakan tambahan biaya Rp 3.000/ sepeda motor, Rp 6.000/ mobil. Kendaraan umum / charter biaya karcis kendaraan ditanggung oleh masing - masing sopir kendaraan tersebut.
  • Pendakian dilakukan berkelompok/beregu, minimal 3 orang. Bila ingin mendaki sendirian maka petugas tidak akan memberikan pelayanan perijinan untuk melakukan pendakian
2. Peraturan Mendaki
  • Setelah mendapatkan surat izin pendakian dan melengkapi administrasi di kantor SPTN II, calon pendaki diharapkan melaporkan diri ke Petugas di Pos Ranupane untuk registrasi ulang (tidak dipungut biaya lagi) dengan mengisi buku tamu (nama ketua kelompok, alamat, jumlah pengikut, nomor surat ijin, tanggal naik dan tanggal turun sesuai yang ada di surat ijin), serta mengisi blanko daftar barang bawaan.
  • Bagi para calon pendaki yang belum pernah mendaki ke Gunung Semeru dianjurkan untuk di dampingi oleh guide, atau bergabung dengan kelompok lain yang sudah pernah melakukan pendakian ke Gunung Semeru.
  • Berjalanlah secara kelompok, jangan memisahkan diri dari rombongan, serta dilarang memotong kompas atau membuat jalur sendiri. Ikutilah jalur yang sudah ditetapkan.
  • Para calon pendaki dilarang membawa senjata sajam berupa Golok, Kapak, dan sejenisnya, namun diperbolehkan membawa pisau lipat atau pisau dapur untuk peralatan memasak.
  • Dilarang membawa minuman keras dan obat-obatan terlarang selama melakukan pendakian.
  • Di puncak Mahameru dilarang mendekati kawah Jonggring Saloka yang masih aktif karena berbahaya adanya gas belerang dan semburan abu panas, serta material lainnya.
  • Setelah turun dan tiba di pos Ranupani, agar melaporkan diri kepada Petugas dan mengisi buku tamu kembali untuk memastikan bahwa anda dan rombongan telah benar-benar turun, dan menyerahkan sampah bawaan.
3. Rute Perjalanan
Rute perjalanan menuju Gunung Semeru dapat melalui Kabupaten Lumajang dan Malang, Namun kebanyakan calon pendaki masuk melalui pintu masuk Tumpang kantor SPTN II Malang. Pendaki yang menggunakan jasa kereta api, dari Stasiun Kota Baru Malang kemudian naik angkot AMG, ADL dengan biaya Rp 2.500 turun diterminal Arjosari Malang, waktu tempuh. Dari terminal Arjosari Malang pendaki dapat naik angkot warna putih jurusan Tumpang-Arjosari, waktu tempuh 45 menit dengan biaya Rp 5.000,- turun di terminal pasar Tumpang.

Dari pasar Tumpang perjalanan dilanjutkan naik jeep/truck engkel ke Ranu Pani, waktu tempuh dua jam dengan biaya Rp. 30.000,- per orang atau carter Rp 400.000,- per kendaraan.
4. Waktu Pendakian
Mendakilah pada saat tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Semeru. Pendakian ke Gunung Semeru, pulang pergi diperlukan waktu beberapa hari tergantung kemampuan fisik masing-masing calon pendaki.
  • Ranu Kombolo 
Berangkat dari Ranu Pani pukul 7.00 WIB dengan jarak tempuh 10 Km melalui jalan setapak  sekitar 3-4 jamperjalanan. Bagi sobat yang baru pertama kali pasti akan bingung menemukan jalur pendakian. Maka, setelah sampai di gapura selamat datang, perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar karena akan mengarah ke kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki melewati Watu Rejeng, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam dengan melintasi Gunung Ayek-Ayek.

Jalur awal yang akan di lalui landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan ilalang. Disini tiidak ada tanda petunjuk arah jalan, akan tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100 m. Setelah berjalan sekitar 5 Km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi Edelweis, para pendaki akan sampai di Watu Rejeng. Watu Rejeng  merupakan batu terjal yang sangat  indah dengan pandangan ke arah lembah dan bukit yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus.  Perjalanan dari Watu Rejeng  menuju Ranu Kumbolo masih cukup jauh.

Di Ranu Kumbolo terdapat danau seluas 12 Ha  dengan ketinggian 2.400 m dpl. Di Ranu Kumbolo ini terdapat pondok pendaki serta MCK untuk istirahat dan memasak bahkan untuk ngecemp dan mendirikan tenda. Ranu Kumbolo merupakan tempat peristirahatan yang memiliki pemandangan dan ekosistem dataran tinggi asli. Panorama alam di pagi hari akan lebih menakjubkan berupa sinar matahari yang terbit dari celah-celah bukit yang menyebabkan sekitar danau berwarna kemerah-merahan dan kekuningan, di tambah uap air dari danau seakan-akan keluar dari danau tersebut. Di pagi hari juga dapat melihat atraksi burung Belibi.
  • Ranu Kumbolo-Kalimati
Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo akan diawali mendaki bukit terjal dengan pemandangan yang sangat indah dibelakang ke arah danau. Perjalanan dari Ranu Kumbolo ke Kalimati berjarak 5 Km serta membutuhkan waktu tempuh dua hinga tiga jam.


Tak jauh dari ranu Kumbolo terdapat padang rumput yang terletak di lembah Gunung Ayek-Ayek yang dinamakan Pangonan Cilik. Asal usul nama tersebut karena padang rumput ini mirip dengan padang penggembalaan ternak (Pangonan). Kemudian di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan Oro-Oro Ombo, luasnya sekitar 100 Ha. Oro-Oro Ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Padang rumput ini mirip sebuah mangkuk dengan hamparan rumput yang berwarna kekuningan, kadang-kadang pada beberapa tempat terendam air hujan. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel. Di sebelah selatan padang rumput Oro-Oro Ombo terdapat kelompok Hutan Cemoro Kandang termasuk dalam gugusan Gunung Kepolo. Gunung Kepolo merupakan hutan yang ditumbuhi pohon cemara gunung dan tumbuhan paku-pakuan. Daerah ini topografinya relatif datar.

Setelah Cemoro Kandang perjalanan berlanjut ke padang rumput Jambangan yang terletak di ketinggian 3.200 m dpl, di sini terdapat beberapa pohon cemara, Cantigi, dan bunga Edelweis. Topografinya relatif datar, terdapat beberapa tempat teduh yang ideal untuk peristirahatan. Dari tempat ini terlihat dengan jelas puncak Gunung Semeru menjulang tinggi dengan kepulan asap yang menjulang ke angkasa serta alur lahar pada seluruh tebing puncak yang mengelilingi berwarna perak. Di tempat inilah para pendaki maupun fotografer sering mengabadikan atraksi keunikan dari Gunung Semeru.

Kalimati-Mahameru

Daerah kalimati merupakan tempat untuk mempersiapkan diri menuju puncak Semeru yang sering disebut Mahameru. Untuk melanjutkan perjalanan ke puncak dianjurkan pagi-pagi sekali sekitar pukul 2.00-3.00 pagi. Waktu tempuh sekitar empat sampai lima jam dengan perjalanan yang terus menanjak.

Nama kalimati berasal dari nama sebuah sungai/kali yang tidak berair. Aliran air hanya terjadi apabila musim hujan, aliran menyatu dengan aliran lahar Gunung Semeru. Perjalanan pada siang hari medan yang dilalui terasa makin berat selain terasa panas juga pasir akan gembur bila terkena panas. Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.

Jalan menuju surga itulah ungkapan dari para pendaki yang melakukan pendakian ke Semeru. Alur lahar berpasir terbentuk dari bongkahan lahar yang membeku menyelimuti seluruh tebing, menjulang tinggi untuk di daki dengan kemiringan 60-70 derajat bahkan lebih apabila berada di bagian bawah tebing. Di malam hari, tempat ini hanya terlihat seakan-akan berada di kaki seorang raksasa. Kesiapan fisik dan mental harus secara matang diperhitungkan, begitu juga keteguhan hati dan kesabaran serta semangat untuk mencapai puncak tertinggi di pulau jawa.
Selamat Mendaki.

Tuesday, June 24, 2014

Memprihatinkan, Jalur Menuju Air Terjun Citiis Semakin Rusak

sobat adventure Garut 23 Juni 2014 - Kondisi jalan menuju air terjun Citiis kini semakin rusak dan bahkan bisa dikatakan sangat parah karena sebagian jalannya telah tiada. Akibatnya akses jalan menuju air terjun ini sangat sulit untuk dilewati, terlebih lagi bagi mereka para wanita dan para pengunjung pemula karena harus melewati turunan yang cukup curam.

Rusaknya jalan menuju air terjun Citiis disebabkan oleh adanya kegiatan penambangan dan penggalian pasir dengan menggunakan alat berat. Pos atau shelter yang biasa dijadikan patokan atau tempat istirahat kini telah lenyap. Jalan dari arah Cipanas kini tidak lagi menjadi jalur utama dan sudah jarang di gunakan para pengunjung karena jalan sangat sulit untuk dilewati. Kini para pengunjung lebih banyak menggunakan jalan dari arah Kampung Tanjung.

Dari dulu penambangan pasir ini bukan hanya merusak jalan menuju air terjun Citiis akan tetapi juga merusak alam Gunung Guntur. Yang lebih parah, Gunung Guntur kini dijadikan tempat pembuangan sampah dan pembuangan limbah industri kulit.

Penambangan dan penggalian pasir di Gunung Guntur telah berlangsung sejak lama. Dan selama penambangan dan penggalian pasir tersebut terus ada dan dibiarkan begitu saja maka bukan tidak mungkin air terjun atau Curug Citiis ini juga akan tinggal cerita.

Friday, February 21, 2014

Saya Dan Indahnya Semenanjung Timur Garut

Bersantai sejenak me refresh kepala yang pusing karena menulis dua buah aartikel untuk postingan blog sobatadventure.com dengan mendengarkan musik dan lagu Metalica. Kedua artikel tersebut berjudul "Kenapa Orang Malas Berjalan Kaki dan Satu Langkah Kecil Untuk Bumi Yang Lebih Baik". Mata saya tertuju pada salah satu foto pemandangan pesawahan yang indah yang terselip di salah satu file di laptop miliknya kaka. Saya rasa, saya mengenal pesawahan tersebut. Setelah membuka kembali ingatan yang lama mengendap, akhirnya saya dapat mengingat tempat tersebut. Akhirnya rencana mengistirahakn pikiran pun terganggu gara-gara teringat akan tempat dalam foto tersebut, sampai akhirnya saya kembali menuliskanya menjadi sebuah artikel dan saya posting seperti yang sedang sobat baca ini.
Semenanjung Timur Swiss van Java

Setahun yang lalu menjelang bulan suci Ramadhan saya Munggahan ke rumah saudara di Tasik. Berangkat dengan menggunakan sepeda motor saya melilih jalan via Singaparna. Setelah jauh meninggalkan Kecamatan Cilawu saya tiba di jembatan perbatasan Garut dan Tasik. Melewati jalan yang berkelok ditambah udara yang dingin membuat perut keroncongan. Tidak jauh dari jembatan pembatas, sebelah kiri jalan terdapat rumah makan dan warung-warung kecil dengan konsep lesehan terlihat menjajakan dagangan dipinggir jalan menawarkan berbagai macam makanan sampai menawarkan bumi dan hasil pertanian mereka sendiri seperti ubi, singkong, labu, dan pisang menjadi pemandangan tersendiri menghiasi jalan sebelum Kecamatan Salawu dan Singaparna.

Beristirahat sejenak menikmati sepotong ubi bakar dan secangkir air nira pohon aren sambil menikmati pemandangan petakan sawah yang indah dan aliran sungai yang jernih ditambah angin sepoy-sepoy menjadikan suasana istirahat menjadi lebih nikmat. Adem ayem rasanya, tenang dan damai. Dianatar sawah-sawah terlihat pula sang petani yang sedang melepas lelah di sebuah saung kecil, sedangkan dari arah hulu sungai terlihat seorang anak sedang memandikan Kerbau gembalaanya.

Pemandangan indah yang sederhana, namun sangat jarang ditemukan. Pemandangan terasa lebih indah pada saat sawah-sawah telah ditanami padi yang mulai tumbuh menghijau dan pada saat sawah mulai menguning. Kalau hendak ke Tasik via Singaparna jangan lumpa singgah dan mampir di Semenanjung Timur ini ya. Saya juga selalu menyempatkan diri untuk beristirahat apabila dalam perjalanan ke Tasik.

Sebenarnya nama tempat ini bukan Semenanjung Timur. Namun karena tidak ada namanya saya kasih nama Semenanjung Timur Garut karena memang lokasinya berada di sebelah timur kota Garut. Salam adventure.

Sunday, February 16, 2014

Tempat Wisata Terfavorit Di Swiss van Java Garut

Garut, jika sobat adventure hendak mengisi hari libur sobat dengen berwisata ke Garut namun bingung mau menjelajah wisata mana saja? atau sobat tidak tahu tempat wisata mana yang paling menarik dan paling banyak dikunjungi Garut? Saya rasa postingan kali ini akan sangat membantu dan bermanfaat untuk sobat yang ingin beradventure ria dan menjelajah tempat wisata yang ada di Garut.

Garut adalah sebuah kabupaten kecil di selatan Jawa Barat yang di kenal sebagai salah satu kota dengan tempat pariwisitanya yang beragam dan menarik. Dari sekian banyak tempat wisata di Garut ada beberapa tempat wisata yang menjadi tempat wisata favorit bagi para wisatawan. Ini dia beberapa wisata terfavorit yang ada di Garut.

Pemandian Air Panas Cipanas Garut
Cipanas merupakan sebuah wahana taman air dan tempat pemandian air hangat yang berada di Tarogong Kaler. Akses jalan yang mudah di capai serta sarana dan prasarana yang sangat memadai di tambah harga sewa penginapan dan tiket masuk yang cukup terjangkau membuat tempat wisata yang satu ini menjadi tempat wisata favorit bagi para wisatawan berkantong tebal sampai wisatawan berkantong pas-pasan. Sumber air panasnya berasal dari Gunung Guntur Cipanas sangat cocok untuk acara liburan bersama sanak saudara dan keluarga tercinta.

Kawah Darajat
Selain Cipanas, Garut juga memiliki tempat wisata pemandian air panas lainnya yang tidak kalah menarik dari Cipanas yaitu Kawah Darajat. Kawah Darajat merupakan sebuah komplek wisata seperti taman bermain, taman wisata alam, taman air dan pemandian air panas yang paling banyak dikunjungi setelah Cipanas. Kawah Darajat terletak di bawah kaki Gunung Kendeng atau tepatnya berada di jalan raya Darajat Km 14 Kampung Bedeng Desa Pasir Wangi. Berbeda dengan Cipanas, Kawah Darajat menyajikan udara yang sangat sejuk dan pemandangan yang indah karena berada di daerah pegunungan, selain itu Kawah Darajat lebih banyak menawarkan wahana wisatanya. Baca juga Berselimut Kabut Menikmati Hangatnya Kawah Darajat.

Gunung Dan Kawah Papandayan
Tempat wisata favorit berikutnya adalah Gunung Dan Kawah Papandayan. Tempat wisata yang satu ini merupakan pavoritnya  bagi para pendaki gunung. Kawah dan Gunung Papandayan memiliki akses jalan yang cukup baik dan memberikan kesejukan serta keindahan alam yang bisa memanjakan mata setiap pengunjungnya. Gunung papandayan merupakan gunung berapi yang masih aktiv ini memiliki sejarah letusan yang cukup dahsyat serta memiliki tempat dan lokasi menarik untuk berfoto-foto ria seperti lima tempat paling menarik minat para pendaki gunung. Lima Tempat Terfavorit Para Pendaki Gunung Papandayan

Pantai Santolo, Ranca Buaya Dan Sayang Heulang
Tempat wisata terakhir yang menjadi tempat wisata favorit adalah pantai selatan Garut yaitu Pantai Santolo, Sayang Heulang dan Pantai Ranca Buaya. Ketiga tempat tersebut merupakan pantai-pantai dengan pemandangan laut yang indah dengan semua deburan ombaknya menjadikan ketiga tempat ini seperti Surga Di Pantai Selatan Garut. Sebenarnya masih terdapat banyak pantai dikawasan Garut selatan namun ketiga pantai tersebutlah yang paling populer sehingga menjadi tempat wisata favorit para wisatawan.

Itulah tempat-tempat wisata yang menjadi tempat wisata favorit di Garut. Masih banyak tempat wisata lainnya di Garut seperti Kawah Talaga Bodas, Situ Bagendit, Candi Cangkuang dan masih banyak lagi. Dipostingan berkitutnya akan coba saya share tentang tempat-tempat wisata lainnya. Demikian postingan tentang wisata favorit di Swiss van Java Garut. Semoga dapat membantu sobat yang akan berwisata ke Garut.

Friday, February 14, 2014

Cara Dan Tips Mendaki Gunung Papandayan

Gunung Papandayan yang mempesona memberikan berjuta kenangan dan keindahan kepada semua pasang mata yang mengaguminya. Alam menyimpan berjuta misteri dan menimbulkan seribu tanya tatkala kita mencoba untuk memahaminya. Seperti gunung-gunung lainnya Gunung Papandayan dengan segala keindahannya menyimpan banyak bahaya. Mendaki gunung merupakan hal yang sangat menyenangkan terutama bagi mereka yang menamai dirinya sebagai pecinta alam. Namun dewasa ini banyak diberitakan tentang hilingnya atau tewasanya para pendaki gunung. Hal ini tentunya sangat tidak kita inginkan dan selalu berharap jangan pernah terjadi atau dialami oleh kita, maka dari itu hal terpenting sebelum mendaki gunung kita wajib mengntahui tentang segala yang berhubungan dengan mendaki gunung. (baca artikel sebelumnya untuk mengetahui tantang teknik dasar mendaki gunung)

Gunung Papandayan
Mendaki Gunung Papandayan dengan jalur pendakian yang bisa dibilang Cukup sederhana namun ternyata sangat sulit untuk dilalui. Apalagi bagi mereka yang pemula atau yang baru pertama kali mendaki gunung. Melalui tulisan sederhana ni saya ingin berbagi sedikit pengetahuan saya tentang cara dan tips mendaki gunung yang aman, nyaman dan selamat sampai lagi dirumah. Postingan kali akan sangat bermanfat untuk sobat adventure khusunya yang masih newbie.

Untuk sobat adventure dari luar Garut bisa memulai petualangan sobat dari Alun-Alun Tarogong Kidul atau dari Terminal Guntur Garut dengan menumpang mobil Angkutan umum Elef jurusan Cikajang atau pameungpeuk dan Angkot dengan jurusan Cikajang yang berwana putih biru tua dengan tarif ongkos tergantung kesepakatan dan jago nawar sama supir dan kondekturnya.
Waktu tempuh 30 menit waktu normal sampai di Cisurupan. Berhenti di Alun-alun Kecamatan Cisurupan setelah pasar Cisurupan tepat di tikungan jalan sebelah kiri ada lapangan sebelah kirinya lagi ada para tukang ojek dan mobil sewaan, warga sekitar menyebutnya Kolabak. Tinggal pilih mau pakai jasa yang mana. Untuk ongkosnya sama asal jago nawarnya bisa murah.

Supaya hemat apa bila ingin membeli makanan dan logistik lainnya yang dirasa kurang lebih baik membeli di pasar Cisurupan saja karena diatas ditempat parkir harganya lumayan mahal. Waktu tempuh dari pasar Cirupan ke tempat parkir sekitar 20 menitan dengan menggunakan kendaraan. Namun jika berjalan kaki waktu tempuhnya kurang lebih dua jam perjalanan dengan menyusuri jalan aspal sepanjang 8 kilo meter melewati perkampungan dan perkebunan warga sekitar.

Sebelum memulai pendakian alangkah baiknya sobat mendaftar diri sobat dengan memberikan data diri seperti foto copy KTP, No Hp, jumlah pendaki dan lama pendakian dan membayar uang pendaftaran kepada petugas di penjagaan. Kemudian cek kembali barang bawaan sobat. Isi juga botol minumang sobat karena di selama jalur pendakian tidak akan menemukan sumber air. Jangan terlalu banyak, secukupnya saja sesuai dengan kebutuhan agar tidak terlalu berat karena di Pondok Salada kita ada sumber air lagi.

Dari tempat parkir pendakian bisa dimulai menju Pondok Salada kurang lebih sekitar dua jam dengan jalur pendakian berupa bebatuan batu vulkanik bekas letusan. Dan kepulan asap belerang berabau menyengat meyembur keluar menyembur di beberapa kawah dan sudut jalan. Jalur dimulai dari mendekati kawah lalu kemudian membelah kawah. Berhati-hatilah dalam melangkah karena terdapat beberapa bagian jalan yang gembur dengan suhu yang cukup panas. Terdapat pula jurang-jurang kecil di kanan kiri jalan.

Selanjutnya menuju puncak Papandayan dari Pondok Salada melalui Tegal Alun dengan mendaki punggungan gunung dengan konutur cukup terjal dengan medan jalur berupa bebatuan besar seperti sungai kering. Pendakian menuju puncak harus extra hati-hati jangan sampai terpleset dan jatuh.
Dan menurut saya jalur ini merupakan jalur tersulit di Gunung Papandayan. Di Podok Saladah Sobat bisa beristirahat dan mendirikan tenda. Apabila cuaca cerah dari Pondok Salada akan nampak terliha Death Forrest atau Hutan Mati.
Death Forest

Setelah melewati jalur ini sobat akan melewati jalur dengan vegetasi hutan cantigi yang cukup lebat kemudian tiba di Tegal Alun. Dari Tegal Alun jalan setapak menuju puncak tidak terlalu jelas jadi pasang mata dan perhatikan jalan dengan baik karena jalan ini memang jarang untuk dilalui. Jangan kecewa sesampainya di puncak karaena tidak nampak kawasan luas, kemudian tidak ada tugu petunjuk ketinggian seperti di gunung-gunung lainnya. Namun tetatp bisa menikmati pemandangan kawasan kawah papandayan dari sekitar puncak.

Demikian pengetahun saya tentang tips dan cara mendaki Gunung Papandayan. Jalur pendakian bisa saja berubah, apabila ada penjelasan yang kurang, mungkin sobat adventure bisa menambakannya. Sebagai penutup ada satu kalimat yang masih terngiang ditelinga saya "sekecil apapun barang dihutan adalah nyawa bagi kita, Egot Rimbawan" Terima Kasih.

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/03/cara-mendaki-gunung-papandayan.html

5 Tempat Terfavorit Para Pendaki Gunung Papandayan

sobat adventure - Jika sobat adventure memasukan Gunung Papandayan kedalam daftar tempat liburan sobat sebagai salah satu gunung yang wajib dikunjungi untuk mengisi hari libur, maka hal tersebut merupakan pilihan yang sangat tepat. Pada postingan kali ini saya ingin share tentang beberapa lokasi menarik yang wajib dikunjungi di Gunung Papandayan.

Gunung Papandayan
Gunung Papandayan bisa dikatakan termasuk salah satu gunung di Kabupaten Garut yang paling banyak pengunjungnya dibandingkan dengan gunung-gunung lainnya. Akes jalan serta sarana dan prasarana yang cukup memadai Gunung Papandayan juga menawarkan pemandangan alam yang tak kalah indah terutama kawahnya. Berikut ini adalah beberapa lokasi menarik yang menjadi tujuan para pengunjung Gunung Papandayan

Kawasan Kawah

Yang pertama sudah pasti yaitu kawahnya karena kawah adalah salah satu tujuan utama jika ke Papandayan. Terdapat Beberapa Kawah diantaranya, Kawah Nangklak, Kawah Mas, dan kawah kecil lainnya. Kawah-kawah tersebut tidak terlalu jauh dari tempat parkir dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki dengan melewati beberapa jalur pendakian.

Death Forrest (Hutan Mati)
Death Forrest atau hutan mati adalah sebuah wilayah bekas kebakaran pada saat Papandayan meletus beberapa tahun silam. Pohon diwilayah tersebut tidak semuanya hangus terbakar. Ada banyak batang pohon Cantigi sisa kebakaran terlihat hitam gosong tak berdaun masih tegak berdiri, Mungkin karena hal inilah kenapa tempat ini dinamai Death Forrest atau Hutan Mati karena memang pohonnya sudah mati.

Pondok Salada
Ini dia Pondok Salada, sebuah tempat yang cukup datar dan luas serta banyak ditumbuhi Bunga Edelweis. Bagi para pendaki gunung Pondok Salada merupakan paling favorit dan paling mudah diingat kerena tempat ini terdapat beberapa sumber air sehingga dijadikan sebagai Camping Ground dan Hampir semua pendaki Gunung Papandayan mendirikan tenda disini.

Tegal Alun
Sama halnya seperti Pondok Salada, Tegal Alun merupakan sebuah tempat yang banyak ditumbuhi Bunga Edelweis. Dari Tegal Alun ke puncak Papandayan sudah dekat.

Tegal Panjang
Tegal Panjang berada lebih jauh dari ke empat tempat yang telah disebutkan, namun tidak kalah menarik. Tegal Panjang adalah sebuah tempat yang ditumbuhi ilalang sehinga mirip padang savana. Kerana cukup jauh kebanyakan pendaki lebih memilih mendaki dari arah Pengalengan untuk menuju Tegal Panjang.

Ke Papandayan tak lengkap rasanya jika tidak menjelajahi tempat-tempat tersebut. Saya rasa itulah ke lima tempat yang paling menarik dan wajib untuk dikunjungi. Jika masih ada tempat menarik lainnya yang belum disebutkan silahkan ditambahkan dan berkomentar. Demikan postingan saya kali ini, sampai bejumpa lagi dipostingan berikutnya, Terima Kasih

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/04/inilah-tempat-terfavorit-para-pendaki.html

Thursday, January 30, 2014

Kawah Talaga Bodas Kini Semakin Nyaman Untuk Dikunjungi

Objek wisata alam yang baru-baru ini ramai dan banyak dikunjungi wisatawan yaitu Kawah Talaga Bodas kini semakin nyaman untuk di jadiken tempat berlibur bersama keluarga. Perjalanan menuju Kawah Talaga Bodas sekarang akan terasa lebih cepat karena jalan utama menuju kawasan kawah yaitu dari kecamatan Wanaraja sudah sedikit diperbaiki dan mudah untuk di lalui oleh kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua. Kondisi jalan tampak lebih mulus jika dibandingkan dengan beberapa bulan yang lalu.
Kawah Talaga Bodas

Banyak perubahan yang sangat signifikan di sini. Selain portal atau palang pintu masuk dekat loket pembayaran tiket yang dipindahkan lebih jauh ke depan menjauhi kawah, juga terlihat beberapa bangunan kios suvenir dan makanan yang sedang dikerjakan oleh para pekerja bangunan.Tempat parkir kendaraan kini lebih luas dan aman serta lebih jauh dari kawasan kawah. Jalan menuju kawah pun sekarang ada dua yaitu, jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan dan jalan kecil yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Meskipun tidak terlalu jauh jalan setapak ini lumayan membuat keringat badan kita keluar karena terdapat beberapa tanjakan yang cukup terjal.

Di kawah Talaga Bodas kini terdapat beberapa pasiltas yang disedhjakan untuk para pengunjung. Perubahan juga terlihat jelas, tepian kawah kini dibatasi oleh pagar pembatas dari besi. Beberapa Shelter, papan informasi, mushola, kolam rendam, kamar ganti serta WC umum juga terlihat sedang dikerjakan oleh para kerja.

Dengan beberapa fasilitas tersebut membuat kawasan Kawah Talaga Bodas yang menyajikan keindahan alam dan pemandangan air jernih putih ini semakin nyaman dan banyak diminati para pengunjung.

Sumber: garoetpisan.blogspot.com

Wednesday, January 29, 2014

Apa Manfaat Dari Berwisata?

Apa Manfaat Dari Berwisata?

Sobat adventure, siapa yang tidak tahu tentang wisata atau berwisata? Semua orang tentunya sudah mengenal kegiatan yang satu ini, bahkan saya yakin sobat adventure dan semua orang di dunia ini pernah melakukan kegiatan yang biasa disebut berwisata ini. Baiklah kita mulai membahas tentang apa saja manfaat dari melakukan berwisata?

Yang pertama berwisata merupakan kegiatan yang sangat menyenangkam, apa lagi bila dilakukan bersama orang-orang terdekat kita seperti keluarga, saudara, sahabat, kerabat atau bahkan sama pacar. Kebersaamaan dan kehangatan selama berwisata akan membuat jalinan tali kekeluargaan akan sangat terasa sehingga membuat jalinan silaturahmi dan ikatan kekeluargaan semakin erat dan tentunya menjadi kegiatan atau momen yang sangat susah didapatkan ketika berada dirumah karena disibukan dengan kesibukan masing-masing. Jalan bareng, makan bareng, foto-foto seru-seruan bareng tentunya menjadi kenangan indah yang tak terlupakan.

Yang kedua, manfaat yang didapat dari berwisata yaitu sobat dapat melakukan banyak hal dalam satu kesempatan. Sobat dapat berlibur memanjakan diri dengan bersantai-santai ria, menikmati makanan, pemandangan dan lain-lain. Berjalan, berenang dan berlari tentunya akan membuat anda berkeringat, itu artinya berwisata juga dapat menyehatkan karena dapat melenturkan otot-otot yang kaku dan tegang. Selain menyehatkan badan, berwisata juga baik untuk merifresh pikiran dan membuat kita sejenak melupakan masalah kehidupan sehari-hari. Mata Kepala dan pikiran kita akan lebih dimanjakan dengan pemandangan alam dan udara sejuk pegunungan jika sobat berwisata ke pantai, perkebunan, pegunungan dan tempat wisata lainnya.

Selanjutnya yang ketiga manfaat yang kita dapatkan dari berwisata yaitu menambah pengetahuan, pengalaman serta wawasan. Selain itu berwisata juga dapat menimbulkan rasa syukur. Rasa syukur akan betapa megah dan indahnya dunia ciptaan tuhan yang maha esa. Rasa syukur karena diberi kesehatan, rizki dan waktu luang sehingga bisa berwista dan berkumpul bersama orang-orang tercinta.

Berlibur atau berwisata tidak selamanya menghabiskan uang banyak, tidak harus ke tempat jauh dan mahal, tetapi bisa dilakukan secara hemat dan bermanfaat ditempat-tempat terdekat. Yang terpenting adalah kita dapat mengambil manfaat dari setiap kegiatan berwisata dan menjadikannya pengalaman berharga.
Merasakan Kebebasan, Arti hidup, Kepuasan Diri Dan Keberhasilan, Life’s An Adventure

Wednesday, March 20, 2013

Menikmati Indahnya Kawah Talaga Bodas

Mata yang teramat sangat ngantuk masih terbuka dari sisa-sisa malam Minngu yang panjang, NGABER alias ngantuk berat pun akhirnya hilang seketika setelah tiba-tiba daatang seorang teman kemudian mengajak saya pergi ke Talaga Bodas.
Kawah Talaga Bodas

Semuanya serba dadakan, petualangan diawali dari perempatan Maktal menuju jalan Ahmad Yani kemudian lurus terus mengikuti jalur angkutan umum sampai pasar Wanaraja. Beberapa meter dari pasar, sebelah kanan jalan sudah Nampak jalan untuk menuju ke Talahga bodas.

Sobat adventura, Petualangan ke Talaga Bodas kali ini terasa lebih ringan dan lebih cepat jika dibandingkan dengan petualangan beberapa tahun silam, Jika sebelumnya saya harus berjalan kaki selama kurang lebih dua jam dengan jarak tempuh yang lumayan cukup jauh sekitar 18 km umtuk bisa menginjakan kaki di atas tanah Talaga Bodas. Sekarang tidak harus bersusah payah berjalan kaki untuk bisa menikmati indahnya Talaga Bodas bila melihat akses jalan yang bias dikatakan lebaih baik dari sebelumnya, namun tidak terlalu bagus juga karena masih banyak terlihat beberapa muka jalan yang hampir saja membuat saya terjatuh. Kini terhitung waktu tempuh hanya satu jam dari tempat saya tinggal mengunakan sepeda motor.

Taman wisata alam Kawah Talaga bodas yang termasuk kedalam wilayah kecamatan Wanaraja, 29 km arah timur laut kota Garut. Talaga Bodas sendiri terletak diantara perbatasan Kabupaten Garut dan Kabupaten  Tasikmalaya dengan ketinggian 2201, jadi selain via kota Garut seperti yang saya lakukan untuk menuju Talaga Bodas ini bisa dilakukan melalui kota Tasikmalaya. Talaga dalam bahasa Indonesia yaitu danau atau telaga. Talaga Bodas sejatinya adalah sebuah kawah yang cukup luas dimana terdapat beberapa sumber mata air panas yang membuat kawah seperti danau atau lelaga, mungkin karena hal itu pula kawasan ini disebut Talaga bodas oleh penduduk sekitar. Keindahan Talaga Bodas memang tidak di ragukan lagi, ini terbukti pada jaman penjajahan dulu pemerintah kolonial Belanda pernah mengeluarkan surat keputusan Gubernur Jendral Hindia Belanda pada tanggal 4 Februari 1924 yang mengukuh Talaga Bodas sebagai taman wisata alam sehingga pada masa itu banyak turis asing yang dating berkunjung ke Talaga bodas ini. Dan masih pada masa itu pula potensi belerang di kawasan Talaga Bodas ini ditambang untuk keperluan medis dan kimi, Untuk saat ini hanya terlihat sisa-sisa alat seperti pipa besi panjang dan alat yang menurut saya semacam bekas alat pengeboran gitu.
Ternyata eh ternyata banyak pula buku wisata yang membahas keindahan taman wisata alam yang satu ini, dan benar adanya tempat yang satu ini masih cantik seperti waktu pertama kali saya menemuinya. Deret pohon berjajar rapih, kabut yang bergumpal-gumpal disela-sela sang surya yang meninggi, kepulan asap menghiasi setiap penjuru danau Talaga Bodas yang putih membiru dan di bentengi rentetan gunung yang mengelilignya, Banyak orang yang bilang tempatnnya mirip dengan primadonya ciwidey yaitu Kawah Putih, bahakan tidak sedikit pula orang yang berkata, “ini leibih indah dari kawah putih”. Talaga Bodas masih seperti yang dulu, putih biru mempesona dan mengagumkan, yang membedakannya saat ini talaga bodas semakin ramai dan semakin banyak pengunjungnya, kemudian pasilitanya juga lebih memadai, seperti kolam pemandian air panas terlihat lebih rapih dan tambah banyak, terhitung ada lima kolam yang terdiri dari kolam rending untuk anak-anak dan untuk orang dewaasa, kamar bilas dan kamar ganti pakaian juga sudah terlihat berdiri disampaing kolam pemandian, WC umum, tempat parker, warung, kantin dan penjual cinderamata juga kini terlihat semakin banyak.
Sekrang bukan hanya orang Garut saja yang mengunjungi Talaga Bodas, orang dari luar kota Garut pun banyak yang mengunjungi tempat ini, bukan hanya motor trail mobil dan motor matik kini terlihat bisa sampai di kawasan ini.
Kolam pemandian air panas
Berkunjung ke salah satu tempat wisata tanpa mengabadikannya lewat foto rasanya tidak komplit, begitu pula dengan saya, kegiatn yang satu ini tidak boleh terlewatkan. Di Kawah Talaga Bodas ini kalau hanya menikmati pemandangan dan berfoto-foto ria saja tanpa jalan-jalan mengitari kawah atau tidak menikmati hangatnya kolam pemandian rasanya kurang komplit juga. Saya saranin deh buat mengitari kawasan kawah karena banyak terdapat spot untuk berfoto-foto ria, tidak terlalu jauh namun tidak dekat juga, yah lumayan keringetan sama bikin pegel kaki doing mah. Nah setelah itu baru deh bernedam di kolam rendam sambil istirahat di jamin gak mau minggat deh he he, oh iya jangn lupa jug pesan jagung bakar sama kopi atau minuman hangat lainnya, jadi sambil berendam sambil makan jagung bakar beuuh edun pisan mas bro he he.

Sumber: garoetpisan.blogspot.com
Makan nasi timbel bekal dari rumah terasa lebih nikmat apabila dimakan secara bersama-sama, meski dengan lauk pauk yang sederhana namun suasana alam terbuka mebuat menu makan terasa lebih istimewa, nah untuk itu jangan lupa juga bawa bekal dirumah, oh ia lupa untuk bisa memasuki kawasan Talaga Bodas ini hanya dikenakan biaya lima ribu rupiah untuk satu motor sedangankan untuk mobil 15 ribu permobil.


Talaga Bodas empat tahun yang lalu

Wednesday, January 23, 2013

Jalan-Jalan Di Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi

sobat adventure. Rabu 08 Januari 2012 saya mendapat kesempatan mewakili angota lainnya di PAGAR,  Pecinta Alam Garut Wisata untuk menghadiri undangan Dinas Kehutanan Kabupaten Garut untuk mengikuti kegiatan pelatihan pendidikan dasar kader konservasi tingkat pemula angkatan pertama. Salah satu dari kegitan DIKLAT tersebut  yaitu mengunjungi  Kawasan Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi pada sore harinya.

Kawasan Taman Buru Kareumbi-Masigit ini memiliki luas 12.420,70 hektar. Yang paling unik dari tempat ini yaitu terletak pada area yang menjadi kewenangan tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut. Tempat Parkir dan pintu masuk ada di Kabupaten Bandung, Penangkran rusa dan rumah rusa ada di Kabupaten Sumedang sedangkan rumah pohon dan kemping ground ada di wilayah Kabupaten Garut dan hampir sebagian besar area berada di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut.

Nama Masigit diambil dari Pasir Masigit yang terletak di sebelah timur kawasan. Sedangkan Kareumbi berasal dari gunung Kareumbi di sebelah barat kawasan. Kareumbi juga nampaknya diambil dari nama sebuah pohon, yaitu pohon Kareumbi (Homalanthus populneus) yang semestinya dahulu banyak terdapat di gunung tersebut.

Pintu masuk utama menuju lokasi yang sudah dikelola oleh Manajemen adalah yang melalui Cicalengka. Lokasi pintunya disebut “KW” yang merupakan singkatan dari “Kawasan Wisata. Pintu ini terletak di Kampung Leuwiliang, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
KW dapat dicapai lebih kurang 14km dari kota Cicalengka, atau sekitar 90 menit berkendara dari Bandung. Jarak dari pintu tol. Jarak dari Tol Pasteur sampai KW kurang lebih 62 kilometer.
Kawasan Masigit-Kareumbi ini memiliki jenis flora dan fauna yang beragam. Selain dapat bercamping maupun melakukan pendakian ke puncak Gunung.Masigit, kita juga dapat menikmati curug yang berada sebelum pintu masuk KW yaitu Curug Cinulang.

Ada beberapa penginapan yang bisa sobat pilih di kawasan yang menjadi tempat shooting film Lima Elang ini yaitu rumah pohon, rumah rusa atau campaing ground yang terdiri dairi Camping groun A,B,dan C. Di TMBK juga terdapat beberapa fasilitas lainnya yaitu tempat parkir yang cukup luas, tempat penitipan helm, aula. mhusola, kantin dan temapat penyawaan alat perkemahan dan cinderamata.


Banyak hal yang akan sobat adventure dapatkan jiga mengunjungi tempat ini. Selain bisa menikmata udara pegunungan yang sejuk, disini kita juga dapat berwisata sekaligus melestarikan lingkungan tentunya dengan menanam pohon yang disebut Wali Pohon. Selain itu sobat juga bisa berwisata sambil belajar karena  di Taman buru Gunung Masigit Kareumbi memiliki beberapa program kegiatan pendidikan dan latihan dialam terbuka seperti: Ekowisata, Penangkaran dan Perburuan, Litbang dan Pemberdayaan manajemen dan pengelolaan konservasi Masigit Kareumbi. Slogan dalam konsep wali pohon di Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi 'Menanam satu persatu dengan tanganku dan tanganmu karena satu pohon sangat berharga bagi kehidupan yang akan datang.'






Aula



Rumah Pohon






Sunday, December 23, 2012

Berselimut Kabut Menikmati Hangatnya Panas Bumi Kawah Darajat

Para pengunjung nampak memenuhi kolam renang dan terlihat asik berenang dan menikmati suasana di Puncak Darajat Minggu 23 Desember 2012
Liburan sekolah telah tiba, natal dan dan liburan tahun baru juga sudah di depan mata. Ingin liburan dan berlibur bersama keluarga tapi belum ada tujuan pasti mau kemana, Nah tempat yang satu ini boleh juga untuk dicoba, Kawah Darajat karena selain murah meriah juga aman dan nyaman untuk sobat dan keluarga.

Selain terkenal dengan wisata air panas di Cipanas, Garut juga memiliki wisata air panas lainnya yang juga tidak kalah menarik dengan Cipanas yaitu Kawah Darajat. Kawah Darajat merupakan salah satu tempat wisata berupa taman bermain, kolam dan pemandian air panas yang paling banyak di kunjungi setelah Cipanas.
Terletak di Jl. Raya Darajat Km. 14, Kampung Bedeng, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasir Wangi, Garut, Darajat Pass atau Puncak Darajat merupakan salah satu lokasi wisata air panas asli pegunungan yang berada di lereng Gunung Kendeng Kabupaten Garut. Kawah Darajat hampir mirip dengan kawasan wisata di Cipanas, hanya saja Kawah Darajat berada di daerah perkebunan dan pegunungan dan berada diketinggian lebih dari 1500 mdpl. Hal inilah yang menjadi nilai tambah dan daya tarik dari Kawah Darajat ini. Selain itu sepanjang perjalanan menuju Kawah Darajat pengunjung disuguhi pemandangan perkampungan dan perkebunan warga yang terhampar luas. Jalan aspal hitam yang berkelok serta udara yang sejuk akan menemani perjalanan sobat ke menuju Kawah Darajat.

Untuk menuju Kawah, sobat yang dari luar Garut bisa langsung menuju Alun-Alun Tarogong Kaler ambil jalur kiri dan tidak jauh dari Alun-Alun ada rambu rambu petunjuk jalan untuk ke Kawah Darajat atau ke Kawah Kamojang belok kiri dan ikuti jalan tersebut, kalau naik angkutan umum naik angkot warna puti hijau jurusan Samarang. Setelah melewati pasar Samarang, setelah tiba di daerah Panunjuk sobat tinggal langsung belok kiri dan terus ikuti jalan tersebut. Untuk angkutan umumnnya jangan maik angkot lagi tapi naik ojeg Rp. 15.000 karena angkot tidak samapai ke Kawah.

Di Kawah Darajat terdapat beberapa tempat wisata yang bisa sobat kunjungi seperti Darajat Pas dan Puncak Darajat yang paling terkenal dan paling banyak dikunjungi. Di kedua tempat tersebut tersedia banyak wahana bermain seperti kolam renang air panas untuk dewasa dan anak-anak, watterboom, ember tumpah juga lahan parkir yang cukup luas. Untuk sobat yang suka dengan permainan yang bisa mengasah keberanian anda, anda bisa mencoaba flaying fox yang merupakan flaying fox terpanjang di Garut. selain itu ada juga permainan shaking bridge, tempat outbound yang luas membuat anda nyaman berwisata di Kawah Darajat. Untuk pengunjung yang datang dari jauh, di Kawah Darajat juga tersedia bungalau dan hotel yang tentunya menyajikan pesona keindahan panorama alam puncak darajat

Tiket masuk ke Puncak Darajat cukup murah cuma Rp. 15.000 untuk orang dewasa dan Rp. 10.000 untuk anak-anak. Murahkan? Dengan uang segitu sobat sudah bisa berenang di kolam air panas dan menikmati wahana-wahana yang sudah disediakan. Selain itu sobat juga bisa menikmati pemandangan alam dan sejuknya udara di kawasan Kawah Darajat. Kawah Darajat sangat cocok untuk liburan keluarga. Meski udaranya cukup dingin tapi terhangatkan dengan hangatnya air panas, suasana kebersamaan bersama orang-orang tercinta juga semakin hangat dengan menikmati hangatnya jagung rebus dan jagung bakar. Untuk makanan lebih baik membawa bekal dari rumah karena untuk rumah makan haya terdapat beberapa saja itu pun berada di luar.

Musim liburan seperti ini saya juga tidak mau ketinggalan untuk menikmati suasana di Kawah Darajat bersama ibu dan kedua adik saya. Setelah menemuh satu jam perjalanan akhirnya saya sampai juga. Kedua adik saya langsung loncat kegirangan. Setelah membayar tikiet kedua daik saya langsung ganti baju dan terjun bebas dari watterboom sampai-sampai lupa tidak melepas jam tangannya, Meski di guyur hujan dan kabut tebal para pengunjung semakin banyak yang berdatangan. Kawah Darajat menjadi sangat ramai pengunjung di hari libur seperti ini. Hari ini saja Minggu 23 Desember ada ratusan pengunjung dengan menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang datang dan pergi dari Garut maupun dari luar Garut. Kondisi jalan yang kurang lebar dan banyaknya kendaraan membuat macet di beberapa belokan jalan. Untuk menghindari hal ini saya sarankan buat  berkunjung pada pagi hari.

Sumber: garoetpisan.blogspot.com


Sumber gambar lainnya dari puncakdarajat.com

Thursday, December 20, 2012

Batu Tumpang Memberikan Kenangan DI Hati Para Pengunjung

Batu tumpang merupakan sebutan bagi sebuah batu yang menyerupai bukit kecil yang terletak dipinggir jalan antara Cikajang-Pameungpeuk. Jaraknya sekitar 35 KM dari Garut Kota dan 6 KM dari Kota Cikajang. Lebih tepatnya lagi berada di perbatasan antara perkebunan teh Giriawas dan Pamegatan Cikajang. Bukit ini memiliki tinggi tidak lebih dari seratus meter dari daratan di bawahnya. Banyak orang yang ...datang untuk melihat dan menikmati keindahan alam disekitar batu tumpang.

Jika di perhatikan sekilas memang tidak ada yang istimewa dengan batu besar ini, namun jika diperhatikan secara seksama hanya ujung batu tesebut yang menempel dengan tanah sehingga batu tampik miring. Mungkin karena hal itu pula masyarakat setempat menamainya dengan sebutan batu tumpang atau batu yang menempel. Yang menarik dari batu tumpang ini yaitu terdapat banyak warung-warung dan rumah makan sederhana yang menyediakan menu makanan khas sunda seperti ayam goreng dan lain-lain. Konsep rumah makan di pinggir jalan dengan lesehan dan view pemandangan alam sekitar ternyata sukses membuat para pengguna jalan untuk berhenti dan singgah di tempat ini. Menu makanannya cukup sederhana dan murah meriah, seporsi nasi, ayam goreng, tahu, tempe, sambal dan lalapan cuma Rp. 15.000 aja udah gitu teh angetnya itu lho beuh mantap sob. Makan di lesehan sambil menikmati udara yang sejuk dan pemandangan yang indah beuh kalao orang sunda bilang mah edun pisan euy he he, apa lagi cuaca cerah. Eitz meskipun ujan atau turun kabut juga tidak kalah suasananya sama cuaca cerah dingin-dingin gimana gitu he he.

Batu tumpang juga banyak dan sering digunakan sebagai tempat latihan rock climbing atau panjat tebing oleh anak-anak pecinta alam. Tak ayal kegiatan ini juga menarik perhatian para pengguna jalan. Meski belum dikelola sebagai tempat wisata namun Batu Tumpang banyak dikunjungi para wisatawan. Jalan yang berkelok-kelok mirip puncak Bogor, pemandangan ladang dan hamparan perkebunan teh yang hijau serta udara yang sejuk membuat batu tumpang menyimpan kenangan tersendiri di hati setiap orang yang mengunjunginya.


Sumber: garoetpisan.blogspot.com
Rumah Makan Puncak Batu Tumpang
Pengunjung sedang menikmati suasana kawasan Batu Tumpang didalam Rumah makan.
Pemandangan yang juga bisa dinikmati dari dalam rumah makan