Showing posts with label Sahabat bumi. Show all posts
Showing posts with label Sahabat bumi. Show all posts

Sunday, February 23, 2014

Diracun 7 Gajah Mati Di Taman Nasional Tesso Nilo

sobat adventure - Kembali mencuat berita tentang kematian Gajah liar di Pekanbaru Riau. Tak tanggung-tanggung ditemukan tujuh ekor Gajah liar yang mati secara tak wajar. Gajah-Gajah yang ditemukan tewas di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau tersebut diduga diracun.

Kematian tujuh Gajah ini menambah daftar panjang catatan kelam kematian Gajah Sumatra di Indonesia. Saya turut prihatin dengan semakin banyaknya Gajah yang mati secara tak wajar ini. Saya semakin prihatin karena ketujuh Gajah mati yang ditemukan, termasuk diantaranya Gajah jantan dewasa sudah tanpa gading karena telah diambil dan dijual oleh kelompok penadah bisnis satwa liar ilegal. Menurut informasi yang disampaikan kepala BBKSDA Wilayah III Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Hutomo Sabtu 22 Februari 2014. Petugas baru menerima laporan dari tim yang di lokasi ada tujuh ekor Gajah yang mati. Ketujuh Gajah yang ditemukan mati sebagian hanya tersisa tulang belulangnya saja.

Menurut informasi yang dihimpun WWF, dari tujuh gajah itu berada di dua lokasi yang berbeda. Pertama, enam ekor Gajah yang mati dengan jarak masih berdekatan. Diperkirakan satu gajah induk dan lima gajah anakan jenis jantan. Gajah-Gajah ini diperkirakan masih satu kelompok karena gajah anakkan biasanya selalu mengikuti induknya sampai Gajah itu dewasa.

Gajah merupakan satwa liar yang poulasinya terus berkurang akibat perburuan liar dan termasuk satwa yang dilindungi di Indonesia. Populasi dan habitat hewan ini sudah semakin teancam dengan karena pembukaan lahan baru dan penebangan hutan. Saya hanya bisa berharap semoga para aparat penegak hukum untuk serius menangani kematian Gajah ini mengingat kematian ketujuh Gajah ini bukan yang pertama kali. Hingga saat ini jaringan penadah satwa liar hampir tersebar di setiap kabupaten di Riau. Jika aparat tidak menyelidiki kasus ini dengan serius, maka ini ancaman serius buat satwa-satwa yang dilindungi. Karena setiap tahun ada saja berita tentang kematian Gajah secara tak wajar. Kalau kejadiannya terulang seperti ini secara terus menerus bukan tidak mungkin anak Gajah akan cepat punah.

Saturday, February 22, 2014

Bagaimana Cara Anda Membuang Sampah?

Diantara kita mungkin belum banyak yang tahu bahwa setiap tanggal 21 Februari ditetapkan sebagai Hari Peduli Sampah. Pada tahun 2005, 21 Februari di tetapkan sebagai Hari Peduli Sampah. Penetapan Hari Peduli Sampah ini didasari pada musibah longsor yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Leuwigajah, Cimahi Bandung. Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah tersebut sobatadventure.com akan membahas mengenai cara yang salah membuang sampah.


Kata sampah sudah sering kita dengar bahkan terlihat ada dimana-mana. Sampah merupakan semua bentuk benda sisa yang tidak terpakai dan tidak di inginkan setelah berakhirnya suatu proses. Saya prihatin dengan kondisi masyarakat sekarang yang kurang peduli terhadap sampah. Karena, masih banyak anggapan masyarakat kalau sampah itu sangat menjijikkan. Sampah memang selalu di dentik dengan segala sesuatu yang kotor, bau dan menjijikan. Kenyataannya tidak semua sampah itu menjijikan apabila kita memahami jenis-jenis sampah dan  mengetahui cara pengolahan serta pemanfaatannya. Jika diolah secara baik dan benar sampah dapat memberikan banyak manfaat untuk kita dan lingkungungan sekitar kita. Bahkan kita dapat menghasilkan rupiah dari sampai dengan mengolahnya menjadi sesuatu yang dapat di jual.

Sampah bukan hanya mengotori rumah, halaman, jalan dan lingkungan di sekitar kita. Namun bagaimanakah cara kita membuang sampah? Sudah tepatkah cara kita membuang sampah? Banyak orang yang kurang peduli dan memamhami bahaya yang dapat ditimbulkan sampah jika tidak di olah secara tepat. Kebanyakan orang masih salah dalam memperlakukan sampah, ada banyak orang yang dengan sadar membuang sampah sembarangan seperti membuang sampah ditempat umum atau bahkan meleparnya ke sungai. Tidak sedikit pula orang yang memusnahkan sampai denga cara membakarnya. Kedua cara tersebut adalah cara yang paling banyak dan paling sering dilakukan masyarakat untuk mentiadakan sampah. Kedua cara ini jelas sangat salah karena tidak memikirkan dampak negatif dan bahaya apa saja yang akan terjadi berikutnya akibat melakukan ke dua cara tersebut.

Membuang Sampah sembarangan ke sungai akan mencemari air sungai. Sungai menjadi dangkal akibat sampah yang mengendap dan tersumbatnya aliran sungai akibat menumpuknya sampah, kemudian terjadilah banjir dan datanglah berbagai penyakit.

Membakar sampah merupakan pekerjaan termudah untuk memusnakan sampah, namun tahu kah sobat adventure tindakan tersebut turut berkontribusi pada peningkatan pemanasan global. Membakar sampah juga beresiko tinggi terhadap kesehatan manusia. Pembakaran sampah adalah sumber dioxin terbesar yang menyebabkan kontaminasi pada lingkungan. Masalah kesehatan terbesar adalah bahwa dioxin dapat menyebabkan kanker pada orang dewasa.

Ternyata, membuang sampah sembarangan dan membakar sampah itu sangat beresiko. Bahaya yang lebih besar lagi adalah kita selama ini tidak menyadarinya. Lalu, mulai kapan kita berhenti melakukan kedua cara salah tersebut? Salah satu cara untuk menangani sampah adalah dengan cara mengurangi, memakai barang yang masih bisa terpakai, dan mendaur ulangnya. Nah yang menjadi pertanyaan saya adalah bagaimanakah cara sobat membuang sampah?

sobat adventue "Sampah akan selalu ada dan akan selalu dihasilkan manusia selama manusia itu ada". Salam Sahabat Bumi.

Friday, February 21, 2014

Satu Langkah Kecil Untuk Bumi Yang Lebih Baik

Kita semua pasti tahu tentang istilah pemanasan global. Peningkatan suhu bumi dan menipisnya lapisan ozon kaibat dari polusi udara telah menjadi permasalahan serius, bukan hanya di Indonesia tapi telah menjadi permasalahan dunia. Dampaknya sudah sangat kita rasakan, peningkatan suhu udara dan perubahan iklim yang sangat extrim pun telah melanda berbagai negara di beberapa belahan dunia.
Satu Langka Kecil Untuk Bumi Yang Lebih Baik

Kita tentunya tidak ingin pemanasan global ini terus meningkat. Maka dari itu perlu dilakukan pencegahan supaya pemanasan global tidak semakin parah. Jika sobat memang peduli terhadap lingkungan mari kita sama-sama membuat perubahan untuk bumi kita tercinta dengan melakukan kegiatan nyata. Yang muda yang berjiwa satria tunjukan dedikasimu, tunjukan rasa cintamu, tunjukan kepedulianmu meski hanya dengan satu langkah kecil.

Tidak harus menjadi super hero untuk menangkap para penebang hutan yang tidak bertanggung jawab. Tidak harus masuk Penacinta Alam serta tidak harus menjadi seorang aktivis lingkungan untuk selamatkan bumi kita. Hanya diperlukan satu langkah kecil untuk menunjukan bahwa sobat adalah seorang pribadi yang peduli terhadap lingkungan.

Satu langkah kecil untuk bumi yang lebih baik bisa dimulai dari sekitar rumah, yaitu dengan merubah sikap dan prilaku kita sehari-hari. Mulailah dari diri sendiri dengan menggunakan energi listrik secara hemat dan bijak dengan mematikan aliran listrik yang tidak perlu dan digunakan seperlunya. Listrik yang kita pakai sehari-hari juga memerlukan bahan bakar fosil yang ketersidiannya hampir habis. Selain itu biasakan diri membuang sampah pada tempatnya dengan memilahnya terlebih dulu sampah organik dan anorganiknya. Kemudian tanamlah tanaman di sekitar rumah, dengan memanfaatkan lahan tidur atau barang bekas yang bisa dijadikan pot tanaman. Tanam apa saja yang bermanfat, tanaman hias, tanaman obat, dan yang lainnya. Satu langkah kecil tersebut sunguh sangat mudah namun banyak orang menyepelekan hal-hal tersebut.

Mari kita selamatkan bumi kita. Ajaklah anggota keluarga sobat untuk melakukan satu langkah kecil menuju perubahan bumi yang lebih baik. Sebelum menjadi pribadi yang go green, pedulilah terhada diri kita sendiri. "jangan warisi kami bumi yang rusak", Save Our Earth. Salam Sahabat Bumi.

Kenapa Orang Malas Berjalan Kaki?

sobat adventure - Berjalan kaki merupkan aktivitas utama yang paling sering dilakukan manusia. Namun dewasa ini, perkembangan jaman dan pesatnya kemajuan teknologi yang super cangih membeuat aktivitas berjalan kaki merupakan sebuah aktivitas yang sangat sukar untuk dilakukan bahkan untuk menuju suatu tempat terdekat sekalipun.

Banyak faktor yang menyebabkan kenapa orang malas untuk berjalan kaki. Faktor Alam Dan Keadaan Sekitar seperti  cuaca panas, terik matahari dan hujan deras menjadi salah satu penyebab kenapa orang malas untuk berjalan kaki.

Kondisi Fisik Dan Kesehatan juga mempengaruhi orang malas berjalan kaki. Kekuatan fisik yang kurang, cidera, serta penyakit yang diderita juga menyebakan malas untuk berjalan kaki. Selain Semakin banyaknya orang yang memiliki kendaraan seperti mobil dan sepeda motor juga memempengaruhi kenapa orang malas untuk berjalan kaki. Dengan semakin banyak kendaraan tersebut membuat orang semakin malas dan membuat jalanan semakin macet serta mengakibatkan pemanasan global.

Kenapa malas berjalan kaki? Kenapa harus malu berjalan kaki? Padahal banyak sekali manfaat hebat yang bisa kita dapatkan dari berjala kaki. Selain menyehatkan, melakukan aktivitas jalan kaki sambil menghirup udara segar juga dapat membut ingatan kuat hingga usia tua. Selain itu berjalan kaki juga dapat mengurangi terkena penyakit dan mencegah penyusutan otak.

Seandainya mereka yang memang malas berjalan kaki tahu dan memahami dampak positif serta manfaat dari berjalan kaki. Maka mereka akan lebih memilih berjalan kaki untuk jarak yang tidak terlalu jauh. Pilihlah waktu yang tepat, kapan dan dimana tempat yang nyaman untuk berjalan kaki yang menyehatkan? Pagi hari adalah waktu yang sangat bagus untuk berjalan kaki. Sobat bisa berjalan kaki pergi dan mengantar anak ke sekolah, ke tempat kerja, ke pasar, dan ke tempat lain yang jaraknya dekat sehinga bisa di tempuh dengan berjalan kaki.

Nah sekarang sudah tahu kenapa kebanyakan orang malas berjalan kaki. saya juga telah menjelaskan beberapa manfaat dari berjalan kaki. Untuk itu tunggu apa lagi mari kita semangat dan budayakan berjalan kaki. Sehat, hemat dan yang jelas sobat juga telah mengurangi polusi bumi kita teracinta ini. Salam sehat dan salam Sahabat Bumi.

Thursday, December 13, 2012

Tiga Langkah Kecil Untuk Menjadi Pribadi Yang Go Green

Lebih dari 2,7 juta ton plastik digunakan untuk mengemas minuman kemasan plastik sekali pakai tak dapat didaur ulang, dan lebih dari 86% menjadi sampah mulailah beralih menggunakan botol minuman yang dapat di daur ulang
sobat adventure. Postingan ksli ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya yaitu Crash For Better Earth

Suhu buumi yang semakin hari semakin panas sudah sangat jelas kita rasakan! Perubahan cuaca juga telah menghampiri negara  tercinta kita Indonesia dengan tidak menentunya perubahan aklim dan cuaca yang tidak menetu. semua ini di akibatkan dari naiknya intensitas efek rumah kaca, rusaknya lapisan ozon, yang semuanya merupakan ulah dari tangan manusia sehingga membuat suhu permukaan bumi naik. Hal ini tentunya berdampak pada mencairnya es di kutub, dan jika hal ini terus dibiarkan maka akan menimbulkan kerusakan dahsyat. ngeri kan ?

Kita  tentunya tidak ingin hal itu terjadi, namun apa daya semua itu taidak dapat dihindarkan bahkan dampak-sampak yang lainnya juga telah kita rasakan, kerusakan dan pencemaran lingkunan sudah terlalu parah. Go green adalah sebuah konsep nyata tindakan manusia untuk membantu mengurangi dampak buruk di Bumi akibat pemanasan global. Go green itu biasanya selalu berkaitan dengan aktivitas, gaya hidup peduli lingkungan, baik dari individu maupun komunitas. Misalnya, seperti bersepeda menuju tempat kerja untuk mengurangi emisi karbon, atau membatasi penggunaan plastik mengingat sampah plastik butuh waktu lama untuk terurai.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan planet tercinta, salah satunya dengan menjaga dan mencintai lingkungan. Bisa dimulai dengan menggunakan air dan listrik seperlunya, bisa juga dengan menam pohon di sekitar rumah. Dengan begitu, kita telah ikut menyelamatkan Bumi dari pemanasan dan pencemaran lainnya. Selain itu biasakan diri membuang sampah pada tempatnya dengan tidak membuang sampah se mau gue. Tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci utama, karena masih banyak sampah selain sampah plastik yang tidak bisa terurai oleh bumi seperti streofoam dan lainnya. Nah kita harus cerdas dalam hal ini dengan mengurangi penggunaaan plastik.

Oh iya sob, Jika sobat membeli air mineral itu biasanya kita tuang lagi kedalam gelas. meski hanya menuangkannya kedalam gelas itu artinya kita sama dengan membuang airnya. Dan meminum air dari botolnya langsung itu berarti kita telah membantu menghemat air lho karena proses untuk mendapatkain air bersih itu sendiri kan membutuhkan energi bumi seperti BBM jadi hal-hal seperi itu harus sobat hindari juga.
Nah melakuan langkah kecil untuk bumi yang lebih baik ini cukup sederhana dan tidak ribet kan? selain memiliki rasa kepedulian yang tinggi kita hanya perlu mempunyai beberapa perasaan tambahan seperti rasa memiliki, mencintai dengan  menjaganya. Dengan kata lain Ketika kita mempunyai rasa memiliki terhadap lingkungan dan merasa bahwa lingkungan ini milik kita maka tentunya kita juga akan mencintai lingkungan tersebut yang nantinya kita juga akan rela melakukan apa saja untuk merawat dan menjaganya supaya tidak ada satu pun orang yang merusaknya. Kalo di ibaratkan sama halnya ketika kita memiliki dan mencintai pacar kita he he.
Jadi setelah kita mempunyai rasa dan perasaan ingin memiliki, barulah sobat memulai perjuangan sobat untuk menujujkan kepadulian sobat terhadap lingkungan dengan beberapa aksi nyata dengan menjaga dan melestarikannya mulailah dari diri sendiri, mulailah dari hal yang kecil dan mulailah dari sekarang! kemudian mulailah mengumpulkan tenaga dengan mengajak teman-teman, adek, ayah, ibu dan orang terdekat sobat dan semua orang untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Mulailah Dari Kita Sendiri.
Untuk menjaga lingkungan itu tidaklah mudah. Menjaga lingkungan itu bukan hanya tugas pemerintah, para aktivis dan organisasi lingkungan saja melainkan tugas kita semua. Maka dari itu mulailah dari diri sendiri dengan belajar bijaksana untuk menumbuhkan rasa dan perasaan seperti yang telah disebutkan di atas sehingga kita mempunyai rasa kepedulian yang tinggi.

Mulailah Dari Yang Kecil
Hal yang paling kecil untuk menjaga lingkungan adalah dengan menjaga kebersihan diri kita dan lingkungan di sekitar kita. Tidak perlu jauh-jauh  yaitu dengan menjaga lingkungan di sekitar rumah tempat tinggal kita dengan membiasakan diri  membuang sampah pada tempatnya dan memanfaatkan sampah atau barang bekas menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat seperti memanfaatkan botol. Kaleng dan kemasan-kemasan lain untuk dijadikan pot tanaman. Kemudian hiasilah rumah kita dengan berbagai macam tanaman, tidak harus tanaman hias tanaman sayuran juga bisa. Dengan demikian rumah sobat bisa dikatakan rumah yang Go Green.

Mulailah Dari Sekarang
Saya rasa semuanya telah saya jelaskan. Sebenarmya masih banyak kegiatan lainnya untuk menunjukan rasa kepedulian kita terhadap lingkungan dan saya yakin sobat telah mengetahuinya dan kita juga pasti bisa melakukannya, jadi nunggu apa lagi ayo mulailah dari sekarang juga. Ayo kita lebih peduli terhadap lingkungan meski hanya dengan melakukan langkah kecil.

Jadilah pribadi yang Go Green, sahabat bumi yang memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap lingkungan kemudian ajak semua orang untuk mempunyai perasaan rasa memiliki mencintai serta keinginan untuk menjaganya. AYO KITA PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN!



Thursday, December 6, 2012

Crush For Better Earth

Sobat udah pernah mencoba meng Crush atau meremukkan botol kemasan Ades? Jika belum maka ketinggalan zaman. Yaiyalah ketinggalan zaman masa ketinggalan kereta jiahahaha, meng Crush botol kemasan air minum itu ternyata seru dan menyenangkan sob apalagi botol air minum Ades yang sudah dikurangi berat masa plastiknya dan di desain buat lebih gampang diremukkan he he dan suara Crushnya ito lho sob kalo kata Syahrini itu sesuatu benget, cetar membahana badai he he.

Terus, terus, terus gue harus bilang wow gitu? Ha ha gax usah segitunya juga kali, sobat cuma perlu ajak semua orang, temen-temen, keluarga dan some one spesialnya kamu untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ajak juga mereka untuk merasakan serunya mengkeroyoki botol kemasan Ades dengan meng Crushnya karena dengan demikian sobat telah mengurangi ruang sampah, meski ini hanya hal kecil namun kita bisa mulaidari langkah kecil buat lingkungan, ini ciiyyuuss lhoo tapi gakpake miapah he he.

Gak susahkan menjaga lingkungan itu jadi nungguin apalagi? Ayo kita rame-rame meremukkan botol air minum Ades, ayo mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri dan mulailah sekarang juga. Marilah kita hijaukan bumi kita untuk generasi masa depan, Go Green, Go Ades, Crush Crush Yess Yess Yess.

Tuesday, November 13, 2012

Menamkan Kepedulian Terhadap Alam Dengan Menanam

sobatadventure.com - Pecinta Alam Garut PAGAR melalui kegiatan Menanamkan Kepedulian Terhadap Alam Dengan Menanam, Melakukan kegiatan penanaman pohon pada tanggal 28 November 2010 di Desa Ciseupan Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut Jawa Barat. Kegiatan kali ini merupakan kegiatan yang diadakan untuk memperingati Hari Menanam Nasional yang jatuh pada tanggal 28 November. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain yaitu penghijauan lahan kritis dengan penanaman pohon sebanyak 5000 batang bibit pohon dengan melibatkan masyarakat sekitar seperti, anak-anak pesantren, petani dan tukang ojeg.

Penanaman secara simbolis dilakukan oleh perwakilan pemberi bibit Hendri Adrian, perwakilan dari tokoh masyarakat Mang Ipin,  dan perwakilan dari Himpunan Pecinta Alam lainnya. Kemudian penanaman dilakukan serentak secara bersama-sama dan sisinya ditanam masing–masing oleh petani.

Dengan diadakannya kegiatan  penanaman tersebut Pecinta Alam Garut  PAGAR mengharapkan setelahnya di tanami pohon  kawasan tersebut bisa lebih baik dari sebelumnya. Sesuai dengan temannya Menanamkan Rasa Kepedulian Terhadap Alam Dengan Menanam, Tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah menanamkan kebiasaan menanam kepada setiap orang  yang terlibat dalam kegiatan tersebut terutama pada anak-anak sehingga nantinya mereka dapat mengerti tentang pentingnya menjaga dan melestarikan alam dan lingkungan di sekitarnya dengan menanam.

A.B.G Aksi Bersih Gunung

17 Agustus 2009  Pecinta Alam Garut PAGAR menjadi salah satu peserta yang di undang dalam acara “PERINGATAN HUT RI KE 64” di Gunung Papandayan. Acara diadakan oleh gabungan himpunan pecinta alam Garut dan di hadiri oleh beberapa himpunan dari laar seperti Bandung, Tasik, Bogor, Bekasi Dan Jakarta.  Acara gabungan Himpunan Pecinta Alam tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke 64. Kegiatan yang dilakukan dalam acara tersebut yaitu upacara pengibaran bendera dan bersih gunung.

PAGAR dalam acara tersebut selain sebagai tamu undangan yaitu sebagai sebagai petugas upacara dalam pengibaran sangsaka merah putih . Setelah upacara bendera acara selanjutnya yaitu bersih gunung dengan memunguti dan mengumpulkan sampah di sekitar Pondok Salada dan di jalur-jalur pendakian kemudian di bawa pulang lalu  di buang di shelter parkir.
Mengenal Dan Memahami Konservasi

Mengenal Dan Memahami Konservasi

Pengertian konservasi 
Konservasi adalah segenap proses pengelolaan suatu tempat agar makna cultural yang dikandungnya terpelihara dengan baik (Piagam Burra, 1981). Konservasi adalah pemeliharaan dan perlindungan terhadap sesuatu yang dilakukan secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan cara pengawetan (Peter Salim dan YennySalim, 1991). Kegiatan konservasi selalu berhubungan dengan suatu kawasan, kawasan itu sendiri mempunyai pengertian yakni wilayah dengan fungsi utama lindung atau budidaya (UU  No. 24 Tahun 1992). Kawasan lindung adalah kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lingkungan hidup yang mencakup sumber daya alam, sumber daya buatan, dan nilai sejarah serta budaya bangsa guna kepentingan pembangunan berkelanjutan. Kawasan budidaya adalah kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama untuk dibudidayakan atas dasar kondisi dan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan.(Sofa, 2008) Apabila merujuk pada pengertiannya, konservasi didefinisikan dalam beberapa batasan, sebagai berikut :
  1. Konservasi adalah menggunakan sumber daya alam untuk memenuhi keperluan manusia dalam jumlah yang besar dalam waktu yang lama (American Dictionary).
  2. Konservasi adalah alokasi sumber daya alam antar waktu (generasi) yang optimal secara sosial.
  3. Konservasi merupakan manajemen udara, air, tanah, mineral ke organisme hidup termasuk manusia sehingga dapat dicapai kualitas kehidupan manusia yang meningkat termasuk dalam kegiatan manajemen adalah survei, penelitian, administrasi, preservasi, pendidikan, pemanfaatan dan latihan.
  4. Konservasi adalah manajemen penggunaan biosfer oleh manusia sehingga dapat memberikan atau memenuhi keuntungan yang besar dan dapat diperbaharui untuk generasi-generasi yang akan datang. 

Ruang Lingkup Sumber Daya alam
Sifat atau ciri-ciri sumber daya alam di Indonesia yang menonjol ada dua macam,yaitu penyebaran yang tidak merata dan sifat ketergantungan antara sumber daya alam. Sumber daya alam sendiri dapat di klasifikasikan berdasarkan kemampuannya menjadi dua golongan, yaitu sumber daya alam yang dapat pulih dan sumber daya alam yang tak dapat pulih. Sumber daya alam buatan adalah hasil pengembangan dari sumber daya alam hayati dan atau sumber daya alam non hayati yang ditunjuk untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan atau kemampuan daya dukungannya, antara lain hutan buatan, waduk, dan jenis unggul. 


Konservasi Sumber Daya Alam di Indonesia 
Mulai tahun 1970-an konservasi sumber daya alam di Indonesia berkembang dan memiliki suatu strategi yang bertujuan untuk:
  • Memelihara proses ekologi yang penting dan sistem penyangga kehidupan.
  • Menjamin keanekaragaman genetik.
  • Pelestarian pemanfaatan jenis dan ekosistem.
Peranan kawasan konservasi dalam pembangunan meliputi:
  • Penyelamat usaha pembangunan dan hasil-hasil pembangunan.
  • Pengembangan Ilmu Pendidikan.
  • Pengembangan kepariwisataan dan peningkatan devisa.
  • Pendukung pembangunan bidang pertanian
  • .Keseimbangan lingkungan alam.
  • Manfaat bagi manusia. 
Berdasarkan Pasal 5 UU No. 5 Tahun 1990 dan Strategi Konservasi Dunia kegiatan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya meliputi kegiatan:
  • Perlindungan proses-proses ekologis yang penting atau pokok dalam sistem-sistem penyangga kehidupan.
  • Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya.
  • Pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. 

Strategi Konservasi Alam Indonesia
Strategi Konservasi Alam Indonesia sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan- ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup  (sekarang UU No. 23 Tahun 1997). Strategi  konservasi sumber daya alam disusun dengan maksud untuk memberikan pedoman kepada para pengelolaan sumber daya alam dalam menggunakan sumber daya alam tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pembangunan. Menurut UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, Kewenangan daerah mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiskal, agama serta kewenangan lain. Kewenangan lain yang dimaksud meliputi kebijaksanaan tentang antara lain pendayagunaan sumber daya alam serta konservasi.Kebijakan ini dijelaskan lebih lanjut dalam PP No. 25 Tahun 2000 tentang Tugas Pemerintah yang berkaitan dengan konservasi sumber daya hayati. 


Strategi Konservasi Alam Dunia 
Sasaran Strategi Konservasi Dunia adalah untuk mencapai tiga tujuan utama:
  1. Menjaga berlangsungnya proses ekologis yang esensial.
  2. Pengawetan keanekaragaman plasma nutfah.
  3. Menjamin kelestarian pemanfaatan jenis dan ekosistem. 
Strategi Konservasi Alam Dunia meliputi:
  1. Konservasi sumber daya hayati untuk pembangunan berkesinambungan.
  2. Perlindungan Proses Ekologi yang terutama dan Sistem Penyangga Kehidupan.
  3. Pengawetan Keanekaragaman Plasma nutfah.
  4. Pemanfaatan Jenis dan Ekosistem secara lestari. 

Kawasan dan Kegiatan Konservasi Hayati 
Menurut UU No. 5 Tahun 1990, Kawasan Suaka Alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya yang juga berfungsi sebagai wilayah penyangga kehidupan.Kawasan Suaka Alam terdiri dari:
  • Cagar Alam.
  • Suaka Margasatwa.
  • Hutan Wisata.
  • Daerah perlindungan Plasma Nutfah
  • Daerah pengungsian satwa. 
Kawasan pelestarian alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan,pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Dalam kegiatan pengawetan jenis tumbuhan dan satwa dapat dilaksanakan di dalam kawasan (konservasi insitu) atau pun di luar kawasan (konservasi exsitu). Konservasi insitu adalah konservasi jenis flora dan fauna yang dilakukan di habitat aslinya baik di hutan, di laut, di danau, di pantai, dan sebagainya.Konservasi exsitu adalah konservasi jenis flora dan fauna yang dilakukan di luar habitat aslinya. (Sofa, 2008) Adapun Kriteria untuk penunjukkan dan penetapan sebagai kawasan cagar alam :
  1. Mempunyai keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa dan tipe ekosistem;
  2. Mewakili formasi biota tertentu dan atau unit-unit penyusunanya;
  3. Mempunyai kondisi alam, baik biota maupun fisiknya yang masih asli dan tidak atau belum diganggu manusia;
  4. Mempunyai luas yang cukup dan bentuk tertentu agar menunjang pengelolaan yang efektif dan menjamin keberlangsungan proses ekologis secara alami;
  5. Mempunyai ciri khas potensi dan dapat merupakan contoh ekosistem yang keberadaannya memerlukan upaya konservasi, dan atau mempunyai komunitas tumbuhan dan atau satwa beserta ekosistemnya yang langka atau yang keberadaannya terancam punah.Pemerintah bertugas mengelola kawasan cagar alam. Suatu kawasan cagar alam dikelola berdasarkan satu rencana pengelolaan yang disusun berdasarkan kajian aspek-aspek ekologi, teknis, ekonomis dan sosial budaya. Rencana pengelolaan cagar alam sekurang-kurangnya memuat tujuan pengelolaan,dan garis besar kegiatan yang menunjang upaya perlindungan, pengawetan dan   pemanfaatan kawasan. 
Upaya pengawetan kawasan cagar alam dilaksanakan dalam bentuk kegiatan :
  1. Perlindungan dan pengamanan kawasan
  2. Inventarisasi potensi kawasan
  3. Penelitian dan pengembangan yang menunjang pengawetan.
Beberapa kegiatan yang dilarang karena dapat mengakibatkan perubahan fungsi kawasan cagar alam adalah :
  1. Melakukan perburuan terhadap satwa yang berada di dalam kawasan
  2. Memasukan jenis-jenis tumbuhan dan satwa bukan asli ke dalam kawasan
  3. Memotong, merusak, mengambil, menebang, dan memusnahkan tumbuhan dan satwa dalam dan dari kawasan
  4. Menggali atau membuat lubang pada tanah yang mengganggu kehidupan tumbuhan dan satwa dalam kawasan. 

Sejarah Konservasi di Indonesia 
Sejarah konservasi Sumber Daya Alam Indonesia secara sederhana dibagi menjadi tiga periode, yaitu : zaman kerajaan nusantara, zaman colonial, dan zaman kemerdekaan.Pada zaman kerajaan nusantara, sebelum abad ke-15, tradisi sakral sangatmewarnai segenap kehidupan masyarakat. Kehidupan masyarakat waktu itu sangat kental dengan kepercayaan mistis dan kekuatan alam, yang terwujud dalam penabuhan benda-benda, pendirian situs-situs, dan tindakan tertentu. Alam dianggap sebagai sesuatu yang suci (sacred ), yang dapat memberikan berkah bagi kehidupan.Di zaman kolonial Belanda, praktek pelestarian alam tidak dapat terlepas dari dua peristiwa kecil. Pada 1714, Chastelein mewariskan dua bidang tanah persil seluas 6 ha di Depok kepada para pengikutnya untuk digunakan sebagai Cagar Alam (Natuur Reservaat ). 

Chastelein mengharapkan agar kawasan tersebut bisa dipertahankan, tidak dipergunakan sebagai arela pertanian. Selanjutnya, pada 1889 berdasarkan usulan Direktur Lands Plantentuin (Kebun Raya) Bogor, kawasan hutan alam Cibodas ditetapkan sebagai tempat penelitian flora pegunungan, yang kemudian diperluas hingga pegunungan Gede dan Pangrango pada 1925.Wacana konservasi kembali muncul pada akhir abad 19, tepatnya pada 1896,dimana saat itu pemerintah colonial belanda mendapat tekanan dari luar Hindia Belanda tentang penyelundupan burung cendrawasiih secara liar.Pada saat itu, seorang entomology amatir M.C. Piepers yang juga mantan pegawai Departemen hukum Hindia Belanda mengusulkan agar tindakan perlindungan burung cendrawasih serta beberapa flora dan fauna lainnya yang terancam punah. Ia menyarankan agar dibuat suatu taman nasional seperti Yellowstone National Park yang secara resmi melindungi spesies-spesies terancam punah.Pada 1912 pernah didirikan Nederlands Indische Vereniging tot Natuur Bescherming  (perhimpunan Perlindungan Alam Hindia Belanda) oleh Dr. S.H. Koorders dkk. Kemudian,pada 1913 perhimpunan ini berhasil menunjuk 12 kawasan yang perlu dilindungi di PulauJawa. Setelah dilanjutkan dengan penunjukan kawasan lindung di pulau jawa hingga Sumatra dan Kalimantan.Tonggak sejarah baru dimulai pada 1932, dengan di undangkannya 

Natuur Monumenten Ordonatie atau Ordonasi Cagar Alam dan Suaka Margasatwa. Ordonasi ini kemudian diterbitkan oleh Peraturan Perlindungan Alam. Pada tahun tersebut mulai dimungkinkan adanya kegiatan di kawasan konservasi dengan izin, misalnya berburu di taman alam.Selama pendudukan Jepang (1942 ± 1945) secara umum kondisi perlindungan alam di Indonesia kurang diperhatikan. Namun pada saat pendudukan Jepang, telah terjadi eksploitasi besar-besaran dan merugikan. Tercatat pada tahun 1944, kayu jati telah ditebang 

Mencapai 120.000 ± 150.000 m3 untuk membuat kapal. Kayu-kayu dari hutan juga banyak dibakar untuk guna mendukung pabrik-pabrik yang menggerakkan kereta api. Pada masa tersebut, Jepang banyak menguras hutan jati di Jawa untuk keperluan perang Asia Timur Raya. 

Setelah kemerdekaan, pada 1947 upaya perlindungan alam dimulai kembali, yakni dengan penunjukan Bali Barat sebagai suaka alam baru atas prakarsa dari Raja-raja Bali Sendiri. Setelah itu, pada 1950 Jawatan Kehutanan RI mulai menempatkan seorangpegawai yang khusus diserahi tugas untuk menyusun kembali urusan-urusan perlindungan alam.

Perhatian pemerintah mulai timbul lagi sejak tahun 1974, diawali oleh kegiatan Direktorat Perlindungan dan Pengawetan Alam yang berhasil menyusun rencana pengembangan kawasan-kawasan konservasi di Indonesia dengan bantuan FAO/UNDP(Food and Agriculture Organization of the United Nations Development Programme), dana usaha penyelamatan satwa liar yang diancam kepunahan dengan bantuan NGO. 

Pada tahun 1982 di Bali diadakan Kongres Taman Nasional Sedunia ke-3 yang melahirkan Deklarasi Bali. Terpilihnya Bali sebagai tempat kongres mempunyai dampak yang positif bagi perkembangan pengelolaan hutan suaka alam dan taman nasional di Indonesia. Pada tahun 1978 tercatat tidak kurang dari 104 jenis telah dinyatakan sebagai satwa liar dilindungi. Pada tahun 1985, keadaannya berubah menjadi 95 jenis mamalia, 372 jenis burung, 28 jenis reptil, 6 jenis ikan, dan 20 jenis serangga yang dilindungi. 

Pada tahun 1983 dibentuk Departemen Kehutanan, sehingga Direktorat Perlindungandan Pengawetan Alam statusnya diubah menjadi Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA) yang tugas dan tanggung jawabnya semakin luas. Di fakultas-fakultas kehutanan dan biologi sudah mulai diajarkan ilmu konservasi alam dan pengelolaansatwa liar. Bahkan di beberapa fakultas kehutanan sudah dikembangkan jurusan Konservasi Sumber Daya Alam.

Dari segi undang-undang dan peraturan tentang perlindungan alam juga banyak mengalami kemajuan, beberapa undang-undang dan peraturan peninggalan pemerintah Hindia Belanda, telah dicabut dan diganti dengan UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dan pada tahun 1990-an mulai banyak berdiri LSM di Indonesia yang menangani tentang konservasi alam. (Singerali, 2008.)

Sumber, Buku Panduan DILKLATSAR PAGAR 2009

Thursday, October 18, 2012

Hasilkan Rupiah dari Makanan yang Berasal dari Limbah

Jamur Tiram Putih
Kayu merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk keperluan konstruksi. Kebutuhunan akan kayu yang semakin meningkat membuat indusri penggergajian kayu juga semakin banyak berkembang. Hal tersebut membuat limbah kayu  juga semakin bertumpuk banyak. Limbah kayu banyak menimbulkan masalah dalam penanganannya yang selama ini diabiarkan menggunung, ditumpuk lalu di bakar yang akhirnya berdampak negatif terhadap lingkungan sehingga penanggulangannya perlu dipikirkan. Salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah memanfaatkannya menjadi produk yang bernilai tambah dengan teknoligi aplikati dan kreatif sehingga hasilnya dapat di sosialisasikan kepada masyaralat.


Seperti yang telah kita ketahui serbuk kayu atau limbah kayu sejatinya merupak limbah yang dihasilkan dari penggergajian kayu yang dahulunya di pandang sebelah mata. Namun dewasa ini telah banyak yang memanfatkan limbah kayu tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, salah satunnya dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan media tanam budidaya jamur tiram.


Nah berawal dari tujauan dan niat awal saya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan budidaya jamur  tiram, saya akan berbagi sadikit yang saya ketahui tentang jamur tiram. Dari  pengalaman serta dari berbagai pelatiahan survey dan konsultasi langgsung dengan petani yang sudah terjun lama dalam budidaya jamur tiram saya menyimpulkan sebagai berikut.


Sedikit Tentang Budidaya Jamur Tiram

Jamur Tiram Putih
Budidaya jamur tiram putih ini masih tergolong baru. Di Indonesia budidaya jamur tiram mulai dirintis dan diperkenalkan kepada para petani terutama di Cisarua, Lembang, Jawa Barat pada tahun 1988, dan pada waktu itu petani dan pengusaha jamur tiram masih sangat sedikit.  Sekitar tahun 1995, para petani di kawasan Cisarua, yang semula merupakan petani bunga, peternak ayam dan sapi mulai beralih menjadi petani jamur tiram meski masih dalam skala rumah tangga.
Budidaya jamur tiram memiliki prospek ekonomi yang  baik. Jamur tiram merupakan salah satu produk komersial dan dapat dikembangkan dengan teknik yang sederhana. Selain itu, konsumsi masyarakat akan jamur tiram cukup tinggi, sehingga produksi jamur tiram mutlak diperlukan dalam skala besar. Jamur tiram tumbuh pada serbuk kayu, khususnya yang memiliki serat lunak seperti jenis kayu albasiah. Suhu optimum untuk pertumbuhan tubuh buah jamur tiram adalah 20 – 28°C, dengan kelembaban 80 – 90 %. Pertumbuhan jamur tiram membutuhkan cahaya matahari tidak langsung, aliran udara yang baik, dan tempat yang bersih.


Prospek Pasar

Prospek pasar disini adalah prospek pasar yang saya analisis langsung di daerah saya. Dari hasil analisis yang saya lakukan sebagai berikut.

Budidaya jamur tiram di Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut telah memiliki pasar yang jelas. Hampir semua petani jamur tiram memiliki hubungan dengan pedagang yang siap menerima hasil produksi jamur tiram dari petani dengan harga yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan tanaman sayuran lainnya. Hal ini diperkuat dengan beberapa alasan sebagai berikut:

  • Permintaan jamur tiram di daerah Garut dan sekitarnya mencapai 7 -10 ton /hari. Jika sobat bisa mendapatkan sedikitnya 100 Kg Perhari dikalikan dengan harga jual jamur di pasaran saat ini Rp. 8.000 maka hasilnya? Itu artinya sobat bisa mengantongi Rp. 800.000. perhari, jika dikalikan sebulan? Hitung saja sendiri ya he he.

  • Pasar jamur tiram saat ini telah meluas di sekitar Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten sehingga diperlukan produksi jamur tiram dalam skala besar. Itu artinya pemasaran msih terbuka lebar sob.

  • Masyarakat semakin sadar pentingnya mengkonsumsi jamur untuk tujuan kesehatan.

  • Jamur saat ini dikonsumsi sebagai pengganti daging selain dari beralihnya pola makan masyarakat kepada bahan pangan organik.

  • Masih jarangnya produk jamur yang dijual dalam bentuk lain dijual dipasaran.


Produk jamur tiram yang dapat dihasilkan berupa :

  • ·    Jamur Tiram segar, itu sudah pasti tentunya

  • ·    Produk olahan Jamur Tiram seperti keripik jamur, jamur goreng tepung, jamur siap masak dalam kemasan plastik, jamur kripsi, sate jamur, bakso jamur, kerupuk jamur dan masih banyak olahan lainnya yang bisa dikembangkan dari jamur tiram.

Bag log
·     Selain dapat menjual jamur tiramnya langsung sobat juga bisa menjual bag log (serbuk kayu yang sudah mengalami beberapa proses pengolahan yang dibungkus di dalam plastik. media tanam jamur tiram yang siap panen). Tidak harus menunggu dan repot-repot panen, bag lognya juga banyak dicari selain itu perputaran uanya juga lebih cepat.


Daya serap pasar yang masih sangat tinggi dan potensial, kebutuhan skill yang tidak begitu tinggi, biaya investasi yang relatif rendah membuat budidaya jamur tiram ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Selain itu membudidayakan jamur tiram juga tidak menghabiskan waktu banyak sehingga bisa dilakukan dengan santai. Sangat cocok buat sobat yang ingin memiliki pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan, atau bagi sobat yang sampai saat ini belum juga mendapatkan pekerjaan, budi daya jamur bisa di jadikan pilihan untuk menghasilkan rupiah.


Banyak manfaat dari sobat berbudidya jamur tiram, selain menghasilkan keuntungan sobat juga telah berkontribusi pada kelestarian dan kebersihan lingkungan karena telah mengurangi limbah meski pada akhirnya budidaya jamur juga menghasilkan limbah tapi jangan khawtir karena limbah plastik dan limbah serbuk kayu sisa panen juga bisa dimanfaatkan kembali. Plastik bisa di jual untuk di daur ulang kemudian limbah kayu sisa panen bisa di jadikan pupuk dengan di kompos dan di campur dengan pupuk kandang. Dan yang terakhir sobat telah membantu program pemerintah dalam mengurangi jumlah penganguran.