Showing posts with label Flora dan Fauna. Show all posts
Showing posts with label Flora dan Fauna. Show all posts

Sunday, February 23, 2014

Diracun 7 Gajah Mati Di Taman Nasional Tesso Nilo

sobat adventure - Kembali mencuat berita tentang kematian Gajah liar di Pekanbaru Riau. Tak tanggung-tanggung ditemukan tujuh ekor Gajah liar yang mati secara tak wajar. Gajah-Gajah yang ditemukan tewas di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau tersebut diduga diracun.

Kematian tujuh Gajah ini menambah daftar panjang catatan kelam kematian Gajah Sumatra di Indonesia. Saya turut prihatin dengan semakin banyaknya Gajah yang mati secara tak wajar ini. Saya semakin prihatin karena ketujuh Gajah mati yang ditemukan, termasuk diantaranya Gajah jantan dewasa sudah tanpa gading karena telah diambil dan dijual oleh kelompok penadah bisnis satwa liar ilegal. Menurut informasi yang disampaikan kepala BBKSDA Wilayah III Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Hutomo Sabtu 22 Februari 2014. Petugas baru menerima laporan dari tim yang di lokasi ada tujuh ekor Gajah yang mati. Ketujuh Gajah yang ditemukan mati sebagian hanya tersisa tulang belulangnya saja.

Menurut informasi yang dihimpun WWF, dari tujuh gajah itu berada di dua lokasi yang berbeda. Pertama, enam ekor Gajah yang mati dengan jarak masih berdekatan. Diperkirakan satu gajah induk dan lima gajah anakan jenis jantan. Gajah-Gajah ini diperkirakan masih satu kelompok karena gajah anakkan biasanya selalu mengikuti induknya sampai Gajah itu dewasa.

Gajah merupakan satwa liar yang poulasinya terus berkurang akibat perburuan liar dan termasuk satwa yang dilindungi di Indonesia. Populasi dan habitat hewan ini sudah semakin teancam dengan karena pembukaan lahan baru dan penebangan hutan. Saya hanya bisa berharap semoga para aparat penegak hukum untuk serius menangani kematian Gajah ini mengingat kematian ketujuh Gajah ini bukan yang pertama kali. Hingga saat ini jaringan penadah satwa liar hampir tersebar di setiap kabupaten di Riau. Jika aparat tidak menyelidiki kasus ini dengan serius, maka ini ancaman serius buat satwa-satwa yang dilindungi. Karena setiap tahun ada saja berita tentang kematian Gajah secara tak wajar. Kalau kejadiannya terulang seperti ini secara terus menerus bukan tidak mungkin anak Gajah akan cepat punah.

Friday, October 5, 2012

Benalu, Lain Inang Lain Khasiyat

sobat adventure - Benalu paling banyak dimanfaatkan untuk mengobati “Kanker”. Tumbuhan epifit itu terbukti ampuh menghambat penyebaran Kanker. Rebusan daunnya sering digunakan sebagai obat penunjang selama kemoterapi (terapi dengan mengkonsumsi obat anti kanker). Hasil penelitian menunjukan, Benalu Teh mengandung senyawa yang bisa mematikan sebagian sel kanker ganas fibro sarcoma. Bahkan, jenis Dendrophtoe petandra merupakan penghambatan enzim isomerase yang dihasilkan sel kanker. Ia juga menghambat penyebaran kanker.
Menurut para dokter meski sama-sama benalu, tetapi perbedaan inang bisa menghasilkan kandungan senyawa berbeda. Senyawa dalam Benalu Teh, Benalu Mangga, dan Benalu Jambu berbeda karena yang diserap tanaman inang berbeda.

Monday, May 28, 2012

Arben Hutan Tumbuhan Yang Bisa Dimakan

Berry/Arben hutan
sobat adventure - Sudah pernah ada yang pernah lihat atau memakan buah dari tanaman liar yang satu ini belum?
sudah? sssttttt bagi yang sudah tentunya sudah tidak asing lagi tapi bagi yang belum ayo bagaimana rasanya?
penasaran?

Tanaman Berry atau kebanyakan orang menyebutnya Arben ini bisa kita jumpai di hutan atau di gunung-gunung pada ketinggian diatas 1000 Mdpl. Tanaman liar yang satu ini tumbuh diantara semak belukar. Batang atau tangkainya berbulu dan berduri kecil. Daunnya kasar mirip daun labu siam tumbuh merambat.

Arbren yang sudah matang berwarna merah sedangkan yang masih muda berwarna kuning.Rasa dari buah ini Manis asam dan ukuran buahnya tidak lebih besar dari kelereng. Namun pada foto di samping Arben yang masih kecil tentunya belum berbuah. foto diambil di Gunung Guntur Garut. Tanamannya masih pada kecil-kecil, next time deh saya akan posting yang sudah berbuah, semoga bermanfaat.

Friday, November 4, 2011

PISANG LIAR (Musa acuminata)

Pisang Hutan
sobat adventure - Tahukah sobat bahwa PISANG  tidak tumbuh sebagai POHON?
 
Yang disebut sebagai batang adalah batang palsu tumbuhan pisang terdiri dari beberapa kelopak daun panjang yang saling membungkus kebagian dalam, strukturnya tidak seperti batang pohon.. membesar tetapi bukan dari zat kayu. Oleh karena itu tidak menghasilkan daun kecil pada ranting-rantingnya.

Pisang liar termasuk ke dalam famili MUSACEAE. Batang pohonya terdiri dari tangkai dan daun yang sangat panjang. Banyak menghasilkan obat tradisional. Daun pisang muda dapat dimanfaatkan untuk meredakan rasa sakit dada serta kulit meradang atau melepuh: cairan batang dapat untuk mengobati penyakit kelamin, disentri dan diare: akarnya dapat di guanakan untuk mengatasi rambut rontok dan anemia. Buahnya adalah obta pencahar, dan tepung pisang untuk melawan salah pencernaan, kembung dan asam lambung.

Selain yang sudah disebutkan di atas tadi , bunga atau lebih dikenal dengan sebutan jantungnya juga dapat dimakan dengan cara dimasak, bila di tambahkan beberapa bumbu rasanya akan terasa lebih enak.

Tanaman Survival, TEPUS/JAHE (Amomum Cocineum)


Sumber gamabar http://makngahpora.blogspot.com/
sobat advenrure - Tepus adalah salah satu dari beberapa jenis jahe-jahean yang tumbuh di hutan yang dapat dimakan. Daun jahe sering tampak sebagai dua jajaran sepanjang “batang” membungkus, hampir seperti belahan bawang merah. Karena itu, daun yang muncul di pucuknya Daun pacar tere ini merupakan tumbuhan obat tradisional untuk mengobati sariawan mulut dan obat disentri.memiliki tangkai beberapa meter.

Tepus merupakan tanaman jangkung dengan daun dua deret daun yang termasuk famili Zingiberaceae berkerabat dengan tanaman pisang. Kedua famili ini menyukai sinar, tidak tumbuh baik di dalam hutan.
Carilah bunga dari tanaman ini yang berwarna merah dan kuning terang. Daging yang mengelilingi biji rasanya manis. Jus dari daunnya dapat digunakan sebagai obat luar untuk menanggulangi demam.

Tananaman Survival Pacar Tere (Impatiens Platypletela)


sobat adventure - Pacar tere atau pacar air merupakan tanaman herbal dengan tinggi hanya 0,2-1 meter. Bila diperhatikan secara seksama, batangnya berbuku-buku berwarna kemerah-merahan dan berair. Bunga tandan keluar dari ketiak daun bermahkota merah keunguan. Daun bunga besar 2-3,5 Cm dan panjang, bertaji seperti ekor. Spesies impattiens mudah ditemukan di pekarangan rumah. Impatiens platypelata tidak dapat berkompetisi di kondisi kegelapan hutan. Menyukai kondisi lebih terang di jalan-jalan setapak.

Tanaman Survival, Paku Siur (Cythea latebrosa)


sobat adventure - Paku siur (cyathea latebrosa) tanaman paku yang bisa kita jumpai di hutan-hutan dan pegunungan ini termasuk paku jenis kecil dengan tunas daun yang keriting dikelilingi dengan bulu-bulu halus berwarna hitam/ungu kehijauan kelam.
Bagian yang bisa dimakan dari tanaman ini yaitu tunas batang yang masih muda. Harus dimasak terlebih dahulu sebelum dimakan, rasanya lumayan enak seperti pucuk daun labu siam dan kangkung air.




Saturday, March 19, 2011

Tanaman Survival Hariang Bulu atau Begonia

Hariang Bulu/ Begonia
sobat adventure - Hariang bulu adalah salah satu dari sekian banyaknya tanaman yang bisa dimakan di gunung atau di hutan. hariang bulu!! ya begitulah orang-orang di daerah saya menyebut tanaman ini. Di daerah lain ada juga yang menyebut tanaman ini Calingcing, 

Tanaman semak belukar ini tumbuh di tempat  yang lembab dan di tanah yang banyak mengandung  air. Tanaman ini juga tumbuh hampir di setiap gunung dan hutan di indonesia. Ciri-ciri tanaman ini yaitu hampir di semua bagian, baik batang maupun daunnya berbulu, batangnya berwarna merah tua dan daunnya berwarna hijau tua sedikit kekuning-kuningan dan bentuknya mirip daun labu siam. Bagian yang bisa dimakan dari tanamn ini yaitu mulai dari batang sampai daunnya, tapi disarankan makan bagian batangnya saja dan pilihlah yang masih muda.

Meski pun tanaman ini berbulu, tapi jangan khawatir tanaman ini bisa dimakan, aman, tidak beracun dan dijamin halal. Hal yang paling penting sebelum memakan tanaman Calingcing ini yaitu mengupas atau menguliti kulit bagian luar untuk menghilangkan bulu-bulunya. Setelah membuang bulu-bulunya tanaman Calingcing ini bisa langsung di makan mentah tanpa harus dimasak terlebih dulu. Tanaman Calingcing ini rasanya asam enak dimakan pada siang hari, hhmmmm lumayanlah buat mengganjal sementara perut yang keroncongan saat di hutan.

Ada lagi nih, salah satu manfaat dari tanaman Hariang bulu  ini yaitu bisa dipakai untuk keramas dan katanya dapat menghilangkan ketombe dengan cara menumbuk tanaman ini, tapi jangan terlalu halus menumbuknya!. Tumbukan Hsriang Bulu ini langsung dapat di pakai keramas tanpa harus mencampur dengan bahan-bahan lain. Setelah itu barulah  bilas ranbut hingga bersih.
Nah sekarang untuk sobat yang memiliki masalah dengan ketombe, tips tersebut boleh di coba, selamat mencoba dan semoga berhasil....!!!