Showing posts with label Gunung. Show all posts
Showing posts with label Gunung. Show all posts

Thursday, September 25, 2014

Cara Mendaki Gunung Cikuray

sobat adventure - Gunung Cikuray merupakan gunung tertinggi di Kabupaten Garut. Cikuray bagaikan tembok raksasa menjulang tinggi ke angkasa membentengi Garut dari arah selatan. Hamparan awan yang begitu luas seperti samudra nampak hadir menyambut para pendaki di pagi hari. berada di puncak Gunung Cikuray rasanya seperti berada di negri dongeng "Negri Di Atas Awan". Ini yang membuat Cikuray selau diminati bagi para pendaki gunung. Postingan kali ini akan membahas tentang bagaimana cara mendaki gunung Cikuray?

Bagi sobat dari luar Garut naik Bus jurusan Garut dan berhenti di Terminal Guntur Garut. Jalur menuju puncak Cikuray ada dua jalur jadi pilih mau pakai jalur yang mana?
  • Via Cilawu/ Stasiun Pemancar
Dari Terminal Guntur sobat naik saja Angkot berwarna putih abu-abu jurusan Cilawu dengan tarif Rp. 5.000.- Bisa langsung minta diantar ke pos  I bila rombongana harga nego. Membayar tiket masuk Rp. 3.000.- per orang, Motor Rp. 5.000.- Mobil kecil Rp. 10.000.- Mobil besar Rp. 15.000.

Dari stasiuan pemancar isi penuh wadah pengisian air sebanyak mungkin karena di jalan sampai puncak Cikuray sobat tidak akan menemukan sumber air lagi. Pendakian bisa langsung dimulai dengan trek yang langsung menanjak dengan melewati perkebunan teh dan ladang milik penduduk setempat setelah itu sobat akan melewati jalur dengan vegetasi hutan yang lebat. Hati-hati jamgan sampai keluar jlaur karena di beberapa bagian di kanan kirinya terdapat jurang yang cukup curam.


  • Via Bayongbong Cigedug
Dari Terminal Guntur sobat naik saja Angkot 08 berwarna putih kuning jurusan Bayongbong dengan tarif Rp. 5.000.-Minta berhenti di pertigaan Cicayur pamalayan setelah 100m setelah alun-alun Bayongbong. Dari pertigaan Cicayur bisa sewa ojeg Rp. 15.000.- per orang atau sewa mobil Pickup biaya Rp. 200.000.- per rombongan sampai Pabrik. Mudian mebayar uang simaksi Rp. 3.000 per orang.
Post Registrasi Cikuray Via Bayongbong

Sama seperti di Pemancar jangan lupa isi penuh persedian air sobat karena dijalur ini pun sobat tidak akan menemukan sumber air lagi.

Tips hemat buat sobat dari JABOTABEK dan sekitarnya, untuk menghemat waktu dan ongkos sebaiknya dari Terminal Kampung Rambutan bisa naik Bus KARUNIA BAKTI dengan jurusan SINGAPARNA. Kemudian turun di Perkebunan Dayeuhmanggung Cilawu, dari sana kepemancar tinggal pilih mau jalan kaki, ojeg atau sewa mobil.

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/03/cara-mendaki-gunung-cikuray.html

Wednesday, September 24, 2014

Cara Melakukan Pendakian Gunung Semeru

sobat adventure - Bagi para pendaki, Gunung Semeru merupakan salah satu gunung yang harus didaki, selain gunung tertinggi di pulau jawa Gunung Semeru juga menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Nah bagi sobat adventure yang ingin mendaki Gunung Semeru tapi tidak tahu harus bagai mana? Postingan kali ini akan sangat bermanfaat bagi sobat pendaki pemula yang belum tahu banyak tentang tata cara dan peraturan mendaki Gunung Semeru.

1. Syarat Dan Izin Pendakian
Calon pendaki harus mengurus perizinan di kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru via kantor seksi pengelolaaan taman nasional wilayah 2 di Tumpang bagi yang menggunakan jalur lewat Malang, sedangkan yang melalui jalur lainnya, melewati Lumajang, mendaftar di Kantor pengelolaan Ranupane.

Itu semua wajib di lakukan untuk memudahkan pengawasan dan monitoring para pendaki jika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan dan memudahkan menghubungi pihak keluarga dan instansi terkait lainnya. Adapun persyaratannya yang harus di lengkapi oleh calon pendaki Semeru antara lain:


  • Fotocopy identitas diri (KTP/SIM/Kartu Pelajar)  sebanyak 2 rangkap untuk masing-masing calon pendaki.
  • Mengisi Biodata: Nama lengkap, Umur, Alamat lengkap beserta nomor telpon keluarga yang dapat dihubungi.
  • Membayar tiket masuk,
    Tabel harga tiket masuk
    Bila membawa kendaraan pribadi akan dikenakan tambahan biaya Rp 3.000/ sepeda motor, Rp 6.000/ mobil. Kendaraan umum / charter biaya karcis kendaraan ditanggung oleh masing - masing sopir kendaraan tersebut.
  • Pendakian dilakukan berkelompok/beregu, minimal 3 orang. Bila ingin mendaki sendirian maka petugas tidak akan memberikan pelayanan perijinan untuk melakukan pendakian
2. Peraturan Mendaki
  • Setelah mendapatkan surat izin pendakian dan melengkapi administrasi di kantor SPTN II, calon pendaki diharapkan melaporkan diri ke Petugas di Pos Ranupane untuk registrasi ulang (tidak dipungut biaya lagi) dengan mengisi buku tamu (nama ketua kelompok, alamat, jumlah pengikut, nomor surat ijin, tanggal naik dan tanggal turun sesuai yang ada di surat ijin), serta mengisi blanko daftar barang bawaan.
  • Bagi para calon pendaki yang belum pernah mendaki ke Gunung Semeru dianjurkan untuk di dampingi oleh guide, atau bergabung dengan kelompok lain yang sudah pernah melakukan pendakian ke Gunung Semeru.
  • Berjalanlah secara kelompok, jangan memisahkan diri dari rombongan, serta dilarang memotong kompas atau membuat jalur sendiri. Ikutilah jalur yang sudah ditetapkan.
  • Para calon pendaki dilarang membawa senjata sajam berupa Golok, Kapak, dan sejenisnya, namun diperbolehkan membawa pisau lipat atau pisau dapur untuk peralatan memasak.
  • Dilarang membawa minuman keras dan obat-obatan terlarang selama melakukan pendakian.
  • Di puncak Mahameru dilarang mendekati kawah Jonggring Saloka yang masih aktif karena berbahaya adanya gas belerang dan semburan abu panas, serta material lainnya.
  • Setelah turun dan tiba di pos Ranupani, agar melaporkan diri kepada Petugas dan mengisi buku tamu kembali untuk memastikan bahwa anda dan rombongan telah benar-benar turun, dan menyerahkan sampah bawaan.
3. Rute Perjalanan
Rute perjalanan menuju Gunung Semeru dapat melalui Kabupaten Lumajang dan Malang, Namun kebanyakan calon pendaki masuk melalui pintu masuk Tumpang kantor SPTN II Malang. Pendaki yang menggunakan jasa kereta api, dari Stasiun Kota Baru Malang kemudian naik angkot AMG, ADL dengan biaya Rp 2.500 turun diterminal Arjosari Malang, waktu tempuh. Dari terminal Arjosari Malang pendaki dapat naik angkot warna putih jurusan Tumpang-Arjosari, waktu tempuh 45 menit dengan biaya Rp 5.000,- turun di terminal pasar Tumpang.

Dari pasar Tumpang perjalanan dilanjutkan naik jeep/truck engkel ke Ranu Pani, waktu tempuh dua jam dengan biaya Rp. 30.000,- per orang atau carter Rp 400.000,- per kendaraan.
4. Waktu Pendakian
Mendakilah pada saat tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Semeru. Pendakian ke Gunung Semeru, pulang pergi diperlukan waktu beberapa hari tergantung kemampuan fisik masing-masing calon pendaki.
  • Ranu Kombolo 
Berangkat dari Ranu Pani pukul 7.00 WIB dengan jarak tempuh 10 Km melalui jalan setapak  sekitar 3-4 jamperjalanan. Bagi sobat yang baru pertama kali pasti akan bingung menemukan jalur pendakian. Maka, setelah sampai di gapura selamat datang, perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar karena akan mengarah ke kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki melewati Watu Rejeng, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam dengan melintasi Gunung Ayek-Ayek.

Jalur awal yang akan di lalui landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan ilalang. Disini tiidak ada tanda petunjuk arah jalan, akan tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100 m. Setelah berjalan sekitar 5 Km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi Edelweis, para pendaki akan sampai di Watu Rejeng. Watu Rejeng  merupakan batu terjal yang sangat  indah dengan pandangan ke arah lembah dan bukit yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus.  Perjalanan dari Watu Rejeng  menuju Ranu Kumbolo masih cukup jauh.

Di Ranu Kumbolo terdapat danau seluas 12 Ha  dengan ketinggian 2.400 m dpl. Di Ranu Kumbolo ini terdapat pondok pendaki serta MCK untuk istirahat dan memasak bahkan untuk ngecemp dan mendirikan tenda. Ranu Kumbolo merupakan tempat peristirahatan yang memiliki pemandangan dan ekosistem dataran tinggi asli. Panorama alam di pagi hari akan lebih menakjubkan berupa sinar matahari yang terbit dari celah-celah bukit yang menyebabkan sekitar danau berwarna kemerah-merahan dan kekuningan, di tambah uap air dari danau seakan-akan keluar dari danau tersebut. Di pagi hari juga dapat melihat atraksi burung Belibi.
  • Ranu Kumbolo-Kalimati
Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo akan diawali mendaki bukit terjal dengan pemandangan yang sangat indah dibelakang ke arah danau. Perjalanan dari Ranu Kumbolo ke Kalimati berjarak 5 Km serta membutuhkan waktu tempuh dua hinga tiga jam.


Tak jauh dari ranu Kumbolo terdapat padang rumput yang terletak di lembah Gunung Ayek-Ayek yang dinamakan Pangonan Cilik. Asal usul nama tersebut karena padang rumput ini mirip dengan padang penggembalaan ternak (Pangonan). Kemudian di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan Oro-Oro Ombo, luasnya sekitar 100 Ha. Oro-Oro Ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Padang rumput ini mirip sebuah mangkuk dengan hamparan rumput yang berwarna kekuningan, kadang-kadang pada beberapa tempat terendam air hujan. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel. Di sebelah selatan padang rumput Oro-Oro Ombo terdapat kelompok Hutan Cemoro Kandang termasuk dalam gugusan Gunung Kepolo. Gunung Kepolo merupakan hutan yang ditumbuhi pohon cemara gunung dan tumbuhan paku-pakuan. Daerah ini topografinya relatif datar.

Setelah Cemoro Kandang perjalanan berlanjut ke padang rumput Jambangan yang terletak di ketinggian 3.200 m dpl, di sini terdapat beberapa pohon cemara, Cantigi, dan bunga Edelweis. Topografinya relatif datar, terdapat beberapa tempat teduh yang ideal untuk peristirahatan. Dari tempat ini terlihat dengan jelas puncak Gunung Semeru menjulang tinggi dengan kepulan asap yang menjulang ke angkasa serta alur lahar pada seluruh tebing puncak yang mengelilingi berwarna perak. Di tempat inilah para pendaki maupun fotografer sering mengabadikan atraksi keunikan dari Gunung Semeru.

Kalimati-Mahameru

Daerah kalimati merupakan tempat untuk mempersiapkan diri menuju puncak Semeru yang sering disebut Mahameru. Untuk melanjutkan perjalanan ke puncak dianjurkan pagi-pagi sekali sekitar pukul 2.00-3.00 pagi. Waktu tempuh sekitar empat sampai lima jam dengan perjalanan yang terus menanjak.

Nama kalimati berasal dari nama sebuah sungai/kali yang tidak berair. Aliran air hanya terjadi apabila musim hujan, aliran menyatu dengan aliran lahar Gunung Semeru. Perjalanan pada siang hari medan yang dilalui terasa makin berat selain terasa panas juga pasir akan gembur bila terkena panas. Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.

Jalan menuju surga itulah ungkapan dari para pendaki yang melakukan pendakian ke Semeru. Alur lahar berpasir terbentuk dari bongkahan lahar yang membeku menyelimuti seluruh tebing, menjulang tinggi untuk di daki dengan kemiringan 60-70 derajat bahkan lebih apabila berada di bagian bawah tebing. Di malam hari, tempat ini hanya terlihat seakan-akan berada di kaki seorang raksasa. Kesiapan fisik dan mental harus secara matang diperhitungkan, begitu juga keteguhan hati dan kesabaran serta semangat untuk mencapai puncak tertinggi di pulau jawa.
Selamat Mendaki.

Monday, February 24, 2014

Cikajang Peduli Gunung Kelud

sobat adventure - Garut 23 Februari 2014, Paska terjadinya bencana alam erupsi Gunung Kelud pekan lalu Jumat 14 Fberuari 2014 membuat berbagai pihak simpati dan peduli dengan kejadian tersebut, salah satu bentuk kepedulian itu dilakukan dengan mengadakan berbagai kegiatan solidaritas penggalangan dana untuk para korban erupsi Gunung Kelud. Seperti kegiatan penggalan dana dan aksi solidaritas yang dilakukan para remaja dan anak muda Garut yang tergabung dalam beberapa komunitas ini dilakukan di Alun-alun Kecamatan Cikajang.

Aksi solidaritas tersebut mengusung tema "Cikajang Peduli Gunung Kelud" dilakukan dengan meminta sumbangan secara suka rela dan menjual aksesoris gantungan kunci dan pin bertuliskan Cikajang Peduli Gunung Kelud kepada para pengendara dan pengguna jalan lainnya di sekitar Alun-alun Cikajang. Untuk menarik perhatian masyarakat dan para pengendara panita mengadakan pagelaran band sederhana dengan menampilkan musisi-musisi perwakilan dari masing-masing komunitas di tengah-tengah Alung-alun Cikajang.

Komunitas-komunitas yang turut berpartisi pasi dalam aksi penggalangan dana Cikajang Peduli Gunung Kelud ini adalah Garut Musisi Community, Indonesi Rock Club Garut, Rasta van Java, Pecinta Alam Garut, komunitas motor Garut dan masih banyak lagi. Besar kecilnya uang yang terkumpul dari hasil penggalangan dana akan diberikan dan disumbangkan langsung kepada para korban erupsi Gunung Kelud. "Aksi ini adalah untuk menunjukan bentuk kepedulian para remaja dan anak muda Garut atas musibah meletusnya Gunung Kelud" tutur Bang Jek, salah satu panita pelaksana Cikajang Peduli Gunung Kelud.

Thursday, February 20, 2014

Kontemplasi Para Pendaki Di Puncak Tertinggi



sobat adventure - Kontemplasi merupakan keadaan seseorang yang berada dalam situasi teramat intim dengan dirinya sendiri, dalam usaha mengidentifikasi keberadaan, pikiran dan perasaannya, dimana segala bentuk dua lisme antra subjek dan objek terpupus, berbaur dalam kesatuan utuh. Pada artikel ini sobatadventure.com akan membahas tentang kontemplasi ketinggian para pendaki gunung di puncak tertingi.

Sejenak saya akan mencoba mengajak sobat adventure untuk mengingat kembali ingatan sobat adventure tentang pendakian gunung yang pernah sobat adventure lakukan. Coba buka kembali memori otak sobat kapan terakhir kali sobat adventure melakukan pendakian? Kemudian kontemplasi dan pengalaman menarik apa saja ketika sobat melakukan pendkaian sebuah gunung? Tentunya sobat adventure mengalami kontemplasi yang berbeda-beda.

Pada dasarnya mendaki gunung adalah sebuah kegiatan penjelajahan atau perjalanan menuju puncak suatu gunung, kegiatan wisata menyenangkan dan petualangan yang menegangkan. Tapi lebih dari itu, mendaki gunung merupakan kegiatan yang bisa mendekatkan diri kita kepada tuhuan yang menciptakan bumi yang begitu megah dengan segala isinya serta alam raya yang begitu indah. Dalam mendaki gunung junga memberikan dan mengjarkan kita rasa syukur. Kita adalah mahluk kecil, bahkan jika dibandikan dengan gunung yang menjulang tingi ciptaanya yang hendak kita daki kata kita masih jauh lebih kecil.

Mendaki gunung adalah sebuah kegiatan renungan untuk memperbaiki diri. Merenungi perbuatan apa saja yang telah dilakukan sebelumnya, sudah benarkah? Kesalahan mana yang harus diperbaiki?. Di alam terbuka seperti saat berada di puncak gunung merupakan waktu yang paling tepat untuk mengintrofeksi semuanya, waktu yang pas untuk memikirkan hal-hal yang perlu kita lakukan kedepannya dan mempersiapkan hal-hal untuk masa depan yang akan datang.

Dalam mendaki gunung di butuhkan perenacanaan yang matang (Kunci Sukses Perencananan Perjalanan), pengetahuan yang cukup, semangat tingi, kerja keras dan tenaga yang kuat. Begitu pula dalam kehidupan nyata, dalam menjalani kehidupan sehari-hari itu sama halnya dengan mendaki gunung. Semakin keatas jalannya semakin terjal, namun tak jajarang ditengah perjalanan menemukan turunan dan kaki kita harus kuat menopang berat badan supaya tidak terperosok kedalam jurang (Ingin Pendakaian Aman Dan Selamat? Fahamilah Teknik Dasar Mendaki Gunung). Pada jalur yang datar meskipun sempit kita bisa beristirahat sejenak untuk mengumpulkan tenaga. Berjalan dalam mendaki gunung tidak boleh terburu-buru, harus pelan dan hati-hati agar kita bisa memenejemen tenaga kita untuk bisa sampai di puncak. Selain itu dalam mendaki gunung kita perlu memikirkan peralatan dan perbekalan apa saja yang harus dibawa? Begitu juga dengan hidup, harus dipersiapkan dengan matang sebelum melangkah ke level atau tahap selanjutnya dari tahap kehidupan.

Makan makanan yang ada, tidur ditempat seadanya dan terkena angin pegunungan yang sangat dingin. Dalam mendaki gunung juga mengjarkan untuk ikhlas dalam menerima kenyataan hidup atas rizki yang telah diberikan. Mendaki gunung mengajarkan indahnya kebersamaan, makna kepedulian, arti kerja keras, cara menghargai proses, dan semangat pantang menyerah.

Kalau hanya puncak tertingi sebuah gunung yang ingin kau capai, berarti kamu belum mengerti apa hakikat dari mendaki gunung itu sendiri. Keluarlah kemudian cari sumber-sumber air kepada orang yang bisa memberikannya. Salam adventure.

Wednesday, February 19, 2014

Apa Motivasi Anda Mendaki Gunung?

sobat adventure - Apa motivasi anda mendaki gunung? Pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan sederhana sekaligus pertanyaan paling mendasar yang banyak ditanyakan kepda seorang pendaki gunung. Pada postingan kali ini akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

Senja di Gunung Guntur
Pada dasarnya setiap pendaki gunung memiliki motivasi yang berbeda-beda. Termasuk dalam mengartikan makna pendaki gunung itu sendiri. Dan menurut saya pendaki gunung adalah seorang individu yang melakukan sebuah kegiatan pendakian gunung dengan tujuan tertentu yang dilakukan perorangan atau dilakukan secara kelompok.

Dari sekian banyak pendaki gunung yang saya tanya tentang motivasinya mendaki gunung. Mereka menjawab dengan jawaban yang berbeda. Dari semua jawaban tersebut saya dapat menyimpulkan apa motivasi mereka dalam mendaki gunung. Ini dia lima kesimpulan motivasi para pendaki dalam mendaki gunung .

  1. Ingin menujukan idividual power atau superioritas dalam mengatasi hambatan ekstrim dalam situasi yang sarat bahaya dan ketidak pastian.
  2. Menghindari dari rutinitas kehidupan sehari-hari, sebagai reaksi terhadap keterbatasan dan karakteristik kehidupan modern.
  3. Menghindari dari rutinitas kehidupan sehari-hari, sebagai reaksi terhadap keterbatasan dan karakteristik kehidupan modern.
  4. Keinginan kuat untuk mengeksplorasi lingkungan yang masih asing dan penuh dengan misteri.
  5. Rangsangan daya tarik terhadap sifat petualangan dalam mengatasi kesulitan dan resiko terhadap keselamatan diri sendiri. Daya tarik dan ketakjuban dalam tingkat yang relatif abstrak (spiritual experiences, religious, feelings).
Antara Rangsangan Dan Dasar Rasionil

Dari kelima motivasi tersebut bisa disimpulkan bahwa masi h banyaknya para pendaki yang mengabaikan peringitan akan bahaya yang senantiasa menanti di ketinggian yang akan dihadapi para pendaki gunung dengan mendaki gunung tanpa dadasari teknik dasar mendaki yang cukup. "Banyak orang mengira seorang pendaki gunung adalah seorang pencinta alam, Namun kenyataannya tidak begiu". Semoga bermanfaat, salam adventure.

Perbedaan Utama Karakteristik Gunung Tropis Dengan Subtropis

sobat adventure - Sebagai salah satu negara yang memiliki banyak gunung, ternyata Idonesia memiliki gunung sebanyak 400 gunung dan 130 diantaranya merupakan gunung beraapi aktiv (wikipedia). Indonesia yang beriklim tropis memiliki gunung dengan karkteristik yang berbeda-beda, apa lagi jika dibandingkan dengan gunung subtropis seperti di Eropa sana. Namun tahukah sobat perbedaan utama karakteristik gunung subtropis dengan gunung tropis? Pada kesempatan ini saya akan coba membahas perbedan utama karakteristik pada gunung subtropis dengan tropis. Baiklah mari kita mulai.

Walaupun memiliki jenis batuan yang hampir sama, akan tetapi tingkat pelapukan, erosi, fluktuasi serta temperatur di subtropis lebih tinggi. Oleh karena itu permukaan pada batuan akan lebih runcing dan banyak rekahan. Kesamaan karakteristik pada permukaan batuan bisa terjadi pada gunung tropis yang memiliki ketingian diatas 4.000 meter. Pada ketinggian tersebut erosi es dan temperatur berpengaruh pada bentuk permukaan batuan.

Fluktuasi temperatur antara siang dan malam serta perbedaan musim sepanjang tahun di subtropis lebih tinggi jika dibandingkan dengan di tropis. Selain itu temperatur rata-rata pada subtropis biasanya lebih rendah dari tropis.

Karena es dan salju berada pada ketinggian yang lebih rendah maka permukaan gunung yang ditutupi tumbuhan di subtropis jauh lebih sedikit dibanding di tropis. Demikan juga dengan keanekaragaman hayati di subtropis lebih rendah dibanding tropis.

Kecepatan angin (pengaruh cyclone tropic) di daerah subtropis lebih tinggi dibanding di tropis. Kemudian kelembaban udara (humidity) di subtropis lebih rendah daripada tropis. (Seminar Nasional "Kondisi Fisiu Pendaki Gunung)

Itulah perbedaan utama karakteristik gunung subtropis dan tropis. "Semakin tingi aku berada dipuncak gunung, semakin dekat pula keberadaanku dengan tuhanku".

Friday, February 14, 2014

Cara Dan Tips Mendaki Gunung Papandayan

Gunung Papandayan yang mempesona memberikan berjuta kenangan dan keindahan kepada semua pasang mata yang mengaguminya. Alam menyimpan berjuta misteri dan menimbulkan seribu tanya tatkala kita mencoba untuk memahaminya. Seperti gunung-gunung lainnya Gunung Papandayan dengan segala keindahannya menyimpan banyak bahaya. Mendaki gunung merupakan hal yang sangat menyenangkan terutama bagi mereka yang menamai dirinya sebagai pecinta alam. Namun dewasa ini banyak diberitakan tentang hilingnya atau tewasanya para pendaki gunung. Hal ini tentunya sangat tidak kita inginkan dan selalu berharap jangan pernah terjadi atau dialami oleh kita, maka dari itu hal terpenting sebelum mendaki gunung kita wajib mengntahui tentang segala yang berhubungan dengan mendaki gunung. (baca artikel sebelumnya untuk mengetahui tantang teknik dasar mendaki gunung)

Gunung Papandayan
Mendaki Gunung Papandayan dengan jalur pendakian yang bisa dibilang Cukup sederhana namun ternyata sangat sulit untuk dilalui. Apalagi bagi mereka yang pemula atau yang baru pertama kali mendaki gunung. Melalui tulisan sederhana ni saya ingin berbagi sedikit pengetahuan saya tentang cara dan tips mendaki gunung yang aman, nyaman dan selamat sampai lagi dirumah. Postingan kali akan sangat bermanfat untuk sobat adventure khusunya yang masih newbie.

Untuk sobat adventure dari luar Garut bisa memulai petualangan sobat dari Alun-Alun Tarogong Kidul atau dari Terminal Guntur Garut dengan menumpang mobil Angkutan umum Elef jurusan Cikajang atau pameungpeuk dan Angkot dengan jurusan Cikajang yang berwana putih biru tua dengan tarif ongkos tergantung kesepakatan dan jago nawar sama supir dan kondekturnya.
Waktu tempuh 30 menit waktu normal sampai di Cisurupan. Berhenti di Alun-alun Kecamatan Cisurupan setelah pasar Cisurupan tepat di tikungan jalan sebelah kiri ada lapangan sebelah kirinya lagi ada para tukang ojek dan mobil sewaan, warga sekitar menyebutnya Kolabak. Tinggal pilih mau pakai jasa yang mana. Untuk ongkosnya sama asal jago nawarnya bisa murah.

Supaya hemat apa bila ingin membeli makanan dan logistik lainnya yang dirasa kurang lebih baik membeli di pasar Cisurupan saja karena diatas ditempat parkir harganya lumayan mahal. Waktu tempuh dari pasar Cirupan ke tempat parkir sekitar 20 menitan dengan menggunakan kendaraan. Namun jika berjalan kaki waktu tempuhnya kurang lebih dua jam perjalanan dengan menyusuri jalan aspal sepanjang 8 kilo meter melewati perkampungan dan perkebunan warga sekitar.

Sebelum memulai pendakian alangkah baiknya sobat mendaftar diri sobat dengan memberikan data diri seperti foto copy KTP, No Hp, jumlah pendaki dan lama pendakian dan membayar uang pendaftaran kepada petugas di penjagaan. Kemudian cek kembali barang bawaan sobat. Isi juga botol minumang sobat karena di selama jalur pendakian tidak akan menemukan sumber air. Jangan terlalu banyak, secukupnya saja sesuai dengan kebutuhan agar tidak terlalu berat karena di Pondok Salada kita ada sumber air lagi.

Dari tempat parkir pendakian bisa dimulai menju Pondok Salada kurang lebih sekitar dua jam dengan jalur pendakian berupa bebatuan batu vulkanik bekas letusan. Dan kepulan asap belerang berabau menyengat meyembur keluar menyembur di beberapa kawah dan sudut jalan. Jalur dimulai dari mendekati kawah lalu kemudian membelah kawah. Berhati-hatilah dalam melangkah karena terdapat beberapa bagian jalan yang gembur dengan suhu yang cukup panas. Terdapat pula jurang-jurang kecil di kanan kiri jalan.

Selanjutnya menuju puncak Papandayan dari Pondok Salada melalui Tegal Alun dengan mendaki punggungan gunung dengan konutur cukup terjal dengan medan jalur berupa bebatuan besar seperti sungai kering. Pendakian menuju puncak harus extra hati-hati jangan sampai terpleset dan jatuh.
Dan menurut saya jalur ini merupakan jalur tersulit di Gunung Papandayan. Di Podok Saladah Sobat bisa beristirahat dan mendirikan tenda. Apabila cuaca cerah dari Pondok Salada akan nampak terliha Death Forrest atau Hutan Mati.
Death Forest

Setelah melewati jalur ini sobat akan melewati jalur dengan vegetasi hutan cantigi yang cukup lebat kemudian tiba di Tegal Alun. Dari Tegal Alun jalan setapak menuju puncak tidak terlalu jelas jadi pasang mata dan perhatikan jalan dengan baik karena jalan ini memang jarang untuk dilalui. Jangan kecewa sesampainya di puncak karaena tidak nampak kawasan luas, kemudian tidak ada tugu petunjuk ketinggian seperti di gunung-gunung lainnya. Namun tetatp bisa menikmati pemandangan kawasan kawah papandayan dari sekitar puncak.

Demikian pengetahun saya tentang tips dan cara mendaki Gunung Papandayan. Jalur pendakian bisa saja berubah, apabila ada penjelasan yang kurang, mungkin sobat adventure bisa menambakannya. Sebagai penutup ada satu kalimat yang masih terngiang ditelinga saya "sekecil apapun barang dihutan adalah nyawa bagi kita, Egot Rimbawan" Terima Kasih.

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/03/cara-mendaki-gunung-papandayan.html

5 Tempat Terfavorit Para Pendaki Gunung Papandayan

sobat adventure - Jika sobat adventure memasukan Gunung Papandayan kedalam daftar tempat liburan sobat sebagai salah satu gunung yang wajib dikunjungi untuk mengisi hari libur, maka hal tersebut merupakan pilihan yang sangat tepat. Pada postingan kali ini saya ingin share tentang beberapa lokasi menarik yang wajib dikunjungi di Gunung Papandayan.

Gunung Papandayan
Gunung Papandayan bisa dikatakan termasuk salah satu gunung di Kabupaten Garut yang paling banyak pengunjungnya dibandingkan dengan gunung-gunung lainnya. Akes jalan serta sarana dan prasarana yang cukup memadai Gunung Papandayan juga menawarkan pemandangan alam yang tak kalah indah terutama kawahnya. Berikut ini adalah beberapa lokasi menarik yang menjadi tujuan para pengunjung Gunung Papandayan

Kawasan Kawah

Yang pertama sudah pasti yaitu kawahnya karena kawah adalah salah satu tujuan utama jika ke Papandayan. Terdapat Beberapa Kawah diantaranya, Kawah Nangklak, Kawah Mas, dan kawah kecil lainnya. Kawah-kawah tersebut tidak terlalu jauh dari tempat parkir dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki dengan melewati beberapa jalur pendakian.

Death Forrest (Hutan Mati)
Death Forrest atau hutan mati adalah sebuah wilayah bekas kebakaran pada saat Papandayan meletus beberapa tahun silam. Pohon diwilayah tersebut tidak semuanya hangus terbakar. Ada banyak batang pohon Cantigi sisa kebakaran terlihat hitam gosong tak berdaun masih tegak berdiri, Mungkin karena hal inilah kenapa tempat ini dinamai Death Forrest atau Hutan Mati karena memang pohonnya sudah mati.

Pondok Salada
Ini dia Pondok Salada, sebuah tempat yang cukup datar dan luas serta banyak ditumbuhi Bunga Edelweis. Bagi para pendaki gunung Pondok Salada merupakan paling favorit dan paling mudah diingat kerena tempat ini terdapat beberapa sumber air sehingga dijadikan sebagai Camping Ground dan Hampir semua pendaki Gunung Papandayan mendirikan tenda disini.

Tegal Alun
Sama halnya seperti Pondok Salada, Tegal Alun merupakan sebuah tempat yang banyak ditumbuhi Bunga Edelweis. Dari Tegal Alun ke puncak Papandayan sudah dekat.

Tegal Panjang
Tegal Panjang berada lebih jauh dari ke empat tempat yang telah disebutkan, namun tidak kalah menarik. Tegal Panjang adalah sebuah tempat yang ditumbuhi ilalang sehinga mirip padang savana. Kerana cukup jauh kebanyakan pendaki lebih memilih mendaki dari arah Pengalengan untuk menuju Tegal Panjang.

Ke Papandayan tak lengkap rasanya jika tidak menjelajahi tempat-tempat tersebut. Saya rasa itulah ke lima tempat yang paling menarik dan wajib untuk dikunjungi. Jika masih ada tempat menarik lainnya yang belum disebutkan silahkan ditambahkan dan berkomentar. Demikan postingan saya kali ini, sampai bejumpa lagi dipostingan berikutnya, Terima Kasih

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/04/inilah-tempat-terfavorit-para-pendaki.html

Abu Vulkanik Gunung Kelud Sampai Garut

sobat adventure - Garut 14 Februari 2014 Meletusnya Gunung Kelud yang terjadi Kamis malam sekitar pukul 23.30 WIB telah menyemburkan materialnya setinggi 17 kilo meter serta melontarkan jutan kubik abu vulkanik dan pasir ke udara.

Foto Ilustrai
Dampak dari erupsi Gunung Kelud menyebakan hujan abu vulkanik di beberapa daerah yang jaraknya lebih jauh dari Gunung Keluad. Material pasir dan abu vulkank tersebut menyembur tinggi ke udara dan menyebar ke sejumlah daerah di Indonesia termasuk salah satunya NTB.

Dampak dari meletusnya Gunung Kelud juga dirasakan masyarakat Kabupaten Garut. Abu vulkanik Gunung Kelud melayang-layang di udara menutupi langit dan menghujani Kabupaten Garut dan sekitarnya. Meski tidak separah di tempat-tempat terdekat dengan Gunung Kelud hujan abu terebut cukup mengganggu masyarakat kota garut khususnya bagi para pengendara bermotor.

Hujan abu vukanik terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan hingga pukul 11.30 WIB abu vulkanik masih terlihat menghujani beberapa daerah termasuk Tarngong Kidul Akibatnya cuca disekitar kota Garut tampak mendung. Matahari tidak dapat menembus permukaan tanah karena terhalang material abu vulkanik Gunung Kelud.

Thursday, December 20, 2012

Mendaki Gunung Tidak Semudah Menonton Film 5CM

sobat adventure - Ada yang sudah nonton film "5cm" ? Oke lah mungkin dari sisi cerita, film tersebut sangat menarik. Tapi banyak sobat Penggiat alam yang salah persepsi, karena film tersebut bukan menceritakan Kepecinta alaman. Film 5cm lebih mengedepankan kisah persahabatan dan cinta.

Tahukah kalian, selama proses syuting kawasan Semeru termasuk Ranupane benar-benar hancur dan penuh tumpukan sampah. Saat itu ada beberapa sobat PA lokal yang melakukan protes terhadap proses syuting tersebut.
Satu lagi, film ini seharusnya lebih memperhatikan detil untuk kondisi aktual bagaimana proses pendakian sebuah gunung, dengan aman tentunya. Apalagi gunung ini adalah gunung tertinggi di Jawa.

Kami harap sobat PA dan pendaki yang masih taraf belajar atau bahkan sobat Non Pendaki yang ingin mendaki Semeru, diharapkan tidak mempunyai keinginan sesaat atau korban vandalism sebuah tontonan!

Mendaki gunung, apalagi sekelas Gunung Semeru tidak semudah apa yang kalian tonton. Dalam pendakian gunung kalian harus memangkul beban yang berat, baik itu beban tas carrier bahkan beban bersikap bijak terhadap alam. Bahkan pembodohan diperlihatkan film 5cm, bagaimana bisa yang namanya mendaki memakai celana jeans dan eye liner?

Mendaki gunung bukan cuma soal naik dan turun, tapi naik gunung adalah soal bagaimana kita bersikap terhadap alam.

Jika kalian cuma ingin eksis, ikut trend atau sekedar coba-coba lebih baik jangan sekali-kali menginjakkan kaki di gunung. Gunung bukan tempatnya sampah dan orang-orang sampah.

Sumber, Forum Hijau Indonesia

Saturday, November 3, 2012

Ilalang Jingga Di Puncak Guntur

Ilalang Jingga Puncak Gunung Guntur
sobat adventure - Semakin mendaki puncak kota Garut semakin samar, sebaliknya sosok Gunung Guntur  menegas seperti kerucut batu yang berwarna kelabu memberi gambaran seram dan mencekam. Gundul gersang dan tandus liar dan panas. Sama seperti mendakinya ternya menuruni Guntur ternyata lebih susah dan merepotkan. Langkah kaki sering terpeleset dan ter jatuh karena jalur yang licin dan hanya berpegangan pada seutas ilalang. Pendakian Gunung adalah siksaan. Itulah gambaran setelah saya beberapa kali mendaki Gunung Guntur.



Pendakian kali ini berbeda dengan pendakin-pendakina sebelumnya. Setelah tiba di puncak pertama saya terkaget-kaget melihat hamparan ilalang yang berwarna jingga. Ilalang jingga seperti ini hanya bisa ditemui di waktu-waktu tertentu. Ini pertama kalinya saya melihat fenomena langka ini karena di pendakian sebelumnya ilalang di Gunung Guntur hanya berwarna kuning tua. Saya tidak mengetahui banyak tentang ilalang jingga terebut, dari bulan apa dan sampai bulan mana ilalang jingga itu bisa ditemui, tapi yang jelas saya melihat ilalang jinnga tersebut pada bulan Juni saat libur panjang.



Sungguh petualangan yang sangat berkesan, dan sunggguh malam yang indah bisa menyaksikan bulan sabit tenggelam dibalik puncakmu Guntur, Tak pernah kurasakan kenikmatan dalam setiap petualanganku sebelumnya tapi kemarin malam kau telah membukakan mata ini. Tertidur sebelum terlelelap beratapkan langit bernaungi jutaan bintang yang sungguh sangat luar biasa indahnya. Sering kali kutatap bintang kala malam datang, tapi tak seindah saat kuliahat di lembahmu Guntur. Padang ilalang  jinggga berbalut kuningnnya daunnya sungguh memanjakan mata, terhampar luas nan indah layaknya savana disinggah sana. Sementra ku trakjub dengan semua misterimu, saat itu tak kulihat kau yang gersang. Kau terlihat gagah tinngi dan menjulang.

Mungkin pendaki lainnya yang pernah mendaki ke Gunung Guntur juga pernah melihat hal serupa dengan apa yang saya lihat ini, namun lagi-lagi setelah saya cari tahu di google tidak ada satu pun yang membahas tentang ilalang jingga tersebut atau mungkin juga ada yang sudah menuliskannya, hanya saja saya belum menemukannnya. Terlepas dari hal itu saya takjub bisa meliha Ilalang Jingga Di Puncak Guntur.

Tuesday, October 16, 2012

Sejarah Letusan Gunung Papandayan

sobat adventure - Kegiatan gunung api Papandayan yang tercatat dalam sejarah yakni sejak tahun 1772 hingga tahun 1927 berikut adalah rinciannya:
Gunung Papandayan Garut



  • Tahun 1772, pada tanggal 11-12 Agustus terjadi letusan dari kawah pusat awan panas atau yang lebih dikanal sebagai wedus gembel yang memakan korban jiwa sebanyak 2951 dan menghancurkan 40 perkampeungan disekitar kaki Gunung Papandayan.
  • Tahun 1882, 28 Mei terdengar gemuruh yang terus menerus dari arah utara Kampung Campaka Warna dan di duga dari Gunung Papandayan.
  • Tahun 1923, 11 Maret terjadi letusan lumpur disertai lontaran batu vulkanik. Melontarkan hingga jarak 150 m, dari letusan tersebut menhasilkan tujuh buah lubang letusan dalam kawah baru dan letusan didahului oleh gempa bumi yang terasa hingga cisurupan, 25 Januari Kawah Mas suhunya naik dari 364 derajat menjadi 500 derajat kemudian terjadi letusan lumpur di Kawah Mas dan di Kawah Baru pada tanggal 16 Desember. Terdengar suara gemuruh dan ledakan dari Kawah Baru. Hutan disekitar kawah menjadi gundul karena tertimpah  bahan lontaran (batu dan lumpur). Bahan lontaran tersebut dilontarkan ke arah timur, dan lumpurnya hampir mencapai kampung Cisurupan.
  • Tahun 1925,    21 Februari, terjadi letusan lumpur pada Kawah Nangklak, disusul dengan semburan lumpur disertai dengan emisi gas kuat. 
  • Tahun 1926, Terjadi letusan phreatik (mengandung lumpur dan sulfur) di Kawah Mas.
  • Tahun 1927, Di Kawah Mas terjadi letusan phreatik yang terdiri dari lumpur campur belerang. Di Kawah Baru, terjadi letusan lumpur belerang 
  • Tahun 1928, Tanggal 16-18  Februari, terjadi kenaikan temperatur di Kawah Mas 
 
  • Tahun 1942, Tanggal 15-16 Agustus, Di Kawah Mas terbentuk kawah baru
  • Tahun 1993, Tanggal  15 Juli, Di Kawah Baru terjadi peristiwa letusan lumpur.
  • Tahun 1993 – sekarang Kegiatan G. Papandayan terbatas pada kepulan asap fumarola dan solfatara serta bualan lumpur dan air panas di sekitar Kawah Mas dan Kawah Baru (kawah termuda G.Papandayan).
Kawah hasil letusan G. Papandayan
Karakter letusan Gunung  Papandayan, adalah berupa erupsi eksplosif preatomagmatik berskala menengah (dimanifestasikan oleh sejumlah endapan aliran dan jatuhan piroklastik).  Secara berangsur, kekuatan erupsi G. Papandayan melemah dan cenderung menghasilkan erupsi epusif magmatik (dimanifestasikan oleh sejumlah leleran lava berkomposisi andesit – andesit basaltik)


Periode letusan G. Papandayan berkisar antara 1 dan 151 tahun, dengan rincian berikut: setelah meletus pada tahun 1772, letusan berikutnya adalah tahun 1923. Setelah letusan 1923, ritme letusan semakin sering, yakni pada tahun 1924, 1925, dan terakhir pada tahun 1926. Setelah tahun 1923, tidak terjadi lagi letusan dari Kawah Mas (kawah pusat termuda G.Papandayan) 


Tipe letusan G. Papandayan adalah letusan eksplosif (pada awal pembentukkan, dimanifestasikan dengan sejumlah endapan aliran dan jatuhan piroklastik) dan letusan epusif (dimanifestasikan dengan sejumlah leleran lava berkomposisi andesit – andesit basaltik).

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2014/12/sejarah-letusan-gunung-papandayan.html

Monday, October 15, 2012

Sejarah Pendakian Gunung Guntur


sobat adventure - Semakin mendaki puncak kota Garut semakin samar, sebaliknya sosok Gunung Guntur  menegas seperti kerucut batu yang berwarna kelabu memberi gambaran seram dan mencekam. Gundul gersang dan tandus liar dan panas. Sama seperti mendakinya ternya menuruni Guntur ternyata lebih susah dan merepotkan. Langkah kaki sering terpeleset dan ter jatuh karena jalur yang licin dan hanya berpegangan pada seutas ilalang. Pendakian Gunung adalah siksaan. Itulah gambaran setelah saya beberapa kali mendaki Gunung Guntur. Berikut adalah sejarah pendakian Gunung Guntur.

Gunung Guntur pertama kali didaki oeleh pendaki berkebangsaan  Jerman, Dr. Frans Wilhelm Junghuhn pada tahun1837. Pada saat itu F Junghuhn memasukan Gunung Guntur sebagai gunung api terakatif di Pulau Jawa pada waktu itu setelah Gunung Lamongan di Jawa timur, adapun Gunung Merapi menempati urutan ke tiga.

Friday, October 12, 2012

Sejarah Letusan Gunung Guntur

sobatdventure.com - Dari beberapa situs web dan blog yang saya baca tentang sejarah letusan Guntur Garut ternyata Gunung Guntur Garut merupakan salah satu gunung paling aktif pada dekade  1800-an. Akan tetapi setelah itu kini aktivitasnya menurun. Menurut sejarah letusannya pertama kali terjadi pada tahun 1690 sedangkan etusan terakhirnya meletus pada tahun 1847. Letusan terbesar terjadi pada tahun  1840 dimana lava yang keluar mengalir sampai ke Cipanas yang berjarak 3 Km dari kawah Gunung Guntur.

Selama kurun waktu 1800-1847 Gunung Guntur tercatat meletus 21 kali. F Junghuhn (1850) menggambarkan Gunung Guntur sebagai gunung api terakatif di Pulau Jawa pada waktu itu setelah Gunung Lamongan di Jawa timur, adapun Gunung Merapi menempati urutan ke tiga. Gunung Guntur meletus dibarengi suara gemuruh melontarkan batu, pasir, dan batu vulkanik.

Gunung Guntur dahulunya merupakan gunung yang paling di takuti oleh masyarakat kota Garut. Namun kini, bahaya dari Gunung Guntur  tak banyak disadari masyarakat karena Gunung Guntur sudah tertidur lelap selama 165 tahun.


Baca Juga

Lokasi yang Menarik Untuk Dikunjungi di Gunung Guntur

Gunung Guntur Garut
Gunung Guntur merupakan salah satu wisata alam di Kabupaten Garut. Inilah dia salah satu gunung yang bisa digunakan untuk mengisi hari libur sobat adventure. Bagi sobat adventure yang suka banget sama yang namanya Hiking, Berkemah, Tracking, atau kegiatan alam bebas lainnya Gunung Guntur bisa dijadikan alternative untuk mengisi liburan karena di Gunung Guntur ada beberapa objek atau lokasi yang menarik untuk di kunjungi serta asyik untuk dijelajahi. Berikut beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi di Gunung Guntur:

  • Pemandian Air Panas, setelah sobat melewati gapura atau gerbang yang bertuliskan “Selamat Datang di Kabupaten Garut”, belok kiri sobat akan menjumpai pemandangan Gunung Guntur dan permukiman penduduk dan panorama alam terbuka lainnya disekitar kaki Gunung Guntur. Kurang lebih 2,5 Km dari gapura selamat datang sobat akan menemui tempat wisata kolam renang dan pemandian air panas. Disini sobat bisa beristirahat sambil menikmati kolam dan pemandian air panas di kawasan Cipanas Tarogong  Kaler Garut. Di Cipanas terdapat beberapa penginapan mulai dari hotel sampai penginapan sederhana dengan harga yang cukup murah. Banyak tempat yang bisa sobat pilih buat berendam dan menginap, misalnya: Danau Darijat, Sumber Alam, Tirta Gangga, dan masih banyak yang lainnya. 
 
  • Sungai Citiis, setelah melakukan pendakian satu jam perjalanan atau setelah tiba di ujung penambangan pasir sobat akan menemui Sungai Citiis. Sungai Citiis merupakan Sungai kecil yang sumber airnya bersumber dari beberapa sumber di kawasan Gunung Guntur dan merupakan aliran sungai dari air terjun Citiis. Airnya sangat jernih sehingga digunakan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari oleh masyarakat di sekitar kaki Gunung Guntur. Di sepanjang jalur Sungai Citiis sobat akan menemui dua vegetasi alam yang berbeda. Sebelah kiri adalah vegetasi hutan dari Gunung yang berada di ebelah Gunung Guntur, sedangkan di sebelah kanan adalah vegetasi campuran antara hutan, tebing batu dan padang ilalang. Disepanjang jalur sungai Citiis sobat juga akan menemui beberapa air terjun kecil dan pohon Kaliandra.

  • AirTerjun Citiis, Air terjun yang memiliki arti nama air dingin ini berada di ketinggian 1000 mdpl dan berada di tengah-tengah Gunung Guntur. Air terjun Citiis ini memiliki ketinggian sekitar 10 meter. Disini sobat bisa kemping, atau sekedar bermain-main mandi dan cuci mata dengan pemandangan di sekitar air terjun Citiis. Air terjun Citiis merupakan salah satu air terjun dari tiga air terjun di atasnya.

  •  Air Terjun Pertama Citiis, Berada di atas air Terjun Citiis

  • Puncak Pertama, Puncak pertama ini berada sebelum bibir kawah Gunung Guntur dan bisa dijadikan alternativ untuk mendirikan tenda. Pastikan tenda terpasang dengan kuat karena di musim kemarau di malam hari anginnya bertiup sangat kencang. Di puncak pertama ada sebongkah batu besar yang bisa dijadakan tempat untuk melihat pemandangan sekitar dengan berdiri diatas batu besar tersebut.

  • Kawah Gunung Guntur, berada disebelah kiri puncak pertama. Apabila menghadap ke seletan maka kawah akan terlihat berhadapan dengan Gunung Cikuray yang terlihat menjulang tingi dari puncak pertama ini. Kawah Gunung Guntur ini merupakan kawah bekas letusan dengan lubang yang cukup luas yang dipinggirnya ditumbuhi beberapa pohon Cantigi.

  • Padang Savana, hamparan ilalang berwarna kuning tua yang sangat luas dan apa bila beruntung bisa melihat ilalang berwarna jingga.
 
  • Puncak kedua, pemandangan berupa vegetasi tumbuhan berupa padang savana, menarik, jenis tanaman lain seperti pohon Cantigi juga akan sobat temui di sepanjang jalur menuju Puncak utama gunung Guntur. Pohon Cantigi tumbuh terbatas turut menambah pesonanya Gunung Guntur. Gunung-gunung berhutan rimbun di sisi Gunung Guntur yang dibatasi lembah terlihat jelas. Lubang-lubang-lubang kawah tanh menganga serta beberapa kepulan asap kecil juga akan terlihat sepanjang perjalanan menuju Puncak utama Gunung Guntur.

  • Puncak Tertinggi, puncak Gunung Guntur cukup datar dan memiliki luas dua kali lapangan Voli. Di sebelah barat terlihat jelas situ atau danau Bagendit, pemukiman penduduk kota Garut, deretan gunung gunung lainnya. Sebelah selatan Gunung Cikuray yang menjulang tinggi, kepulan asap di kawah Gunung Papandayan, kepulan asap kawah Kamojang dan Darajat, pemukiman penduduk Kecamatan Bayongbong, Cisurupan dan Samarang dan yang terakhir Gunung Putri. Sebelah timur terlihat menjulang puncak kembaran Gunung Guntur yaitu puncak Gunung Masigit dan Gunung Parupuyan. Di sebelah utara jajaran gunung berpohon Rimbun.


Baca Juga