Showing posts with label Mounteneering. Show all posts
Showing posts with label Mounteneering. Show all posts

Saturday, September 27, 2014

Cara Memilih Peralatan Mendaki Gunung

sobat adventure - Peralatan mendaki yang lengkap menjadi fator utama kesuksessan dalam mendaki gunung. Perlengkapan yang tepat serta memadai merupakan kunci sukses dalam perencanaan perjalanan. Selain harus memahami berbagagai macam tekni mendaki gunung kita juga harus memiliki perlengkapan yang lengkap.

Sumber gambar http://ridhopentagrow.blogspot.com
Cara meilih peralatan untuk mendaki gunung sangatlah mudah dan sederhana apabila dilakukan secara tepat. Pilih peralatan yang praktis dan memiliki banyak fungsi serta sesuakain pula dengan isi kantong kita.

Pilihlah: 

  1. Ransel dengan kondisi baik, jahitan serta pengikat kuat dan nyaman dugunkan. Kapasitas 60-70 Liter, Frame terlindung atau tidak menganggu pergerakan serata memiliki kantong atau saku luar.
  2. Matras dengan ketebalan minimal 3mm dengan lebar 40cm serta panjang 180 Cm. Bukan tikar, bukan polyfoam atau alumunium.
  3. Kompas bidik dengan satuan 360 derajat serta memiliki ketelitian dua derjat. Perputran piringan tidak terlalu cepat dan angka dapat di baca dengan jelas.
  4. Cincin Kait/ Carabiner jenis Scerew (Carabiner Screw Gate) bahan aluminium, tidk berkarat serata memiliki lisensi UIAA.
  5. Webbing, bukan tali tambang atau plastik, jenis tubular, kondisi baik tidak lapuk dengan panjang 4 m serta lebar 27 mm.
  6. Senter yang bukan dari logam, menggunakan dua buah batu besar dan diberi gantungan.
  7. Golok Tebas atau Tramontina yang tajam, bergagang dan bersarung kuat, panjang 30-40 cm.
  8. Pisau pinggang atau pisau lipat yang memliki sarung yang kuat, bukan bayonet  serta tajam untuk memotong, mengiris dan menetak.
  9. Sarung tangan kulit sesuaikan dengan ukuran tangan, tidak kaku, menutupi jari-jari tanagn serta menutupi melebihi pergelangan tangan
  10. Baju lapangan atau PD, kemeja lengan panjang jenis katun yang mudah kering tetapi bukan flanel yang disesuaikan denagn ukuran tubuh.
  11. Celana panjang PDL jenis katun, cepat kering, memiliki saku samping tapi bukan jenisa celana sambung.
  12. Jaket gunung/outdor yang anti air (Watter-proof) yang sesuai dengan ukuran tubuh kita
  13. Gesper atau ikat pinggang yang kuat namun lentur, bukan terbuat dari kulit serta berukuran sedang.
  14. Topi lapangan, topi rimba yang memiliki lubang pentilasi, bertali, bukan bahan dari jeans atau plastik.
  15. Kaos kaki berbahan katun tapi kuat.
  16. Sepatu PDl atau sepatu militer yang berbahan kulit, dan lentur.
  17. Kupluk/ Balaclava dengan bahan semi wol atau polar tapi tidak terlalu tebal.
  18. Perlengkapan memasak, makan dan minum yang terbuat dari alumunium.
  19. Kompor memasak dengan standr militer

Peralatan tersebut bisa didapatkan ditoko-toko outdor. Untuk memiliki semua peralatan tersebut kita harus mengeluarkan uang yang lumyan besar. Untuk mensiasatinya sobat jangan membeli semua peralatan yang baru yang dijual ditoko-toko. Sobat bisa membeli peralatan bekas dengan kulitas yang tidak kalh bagus dengan peralatan yang baru asalkan sobat bisa memilihnya. Apabila ada kegiatan mendaki mendadak sobat bisa meilih barang yang ada dirumah yang sesuai denga kriteria peralatan yang telah disebutkan diatas atau bisa meminjam ke orang yang telah memiliki peralatan yang sudah lengkap. Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/04/cara-memilih-peralatan-untuk-mendaki.html

Thursday, September 25, 2014

Cara Memimilih Jaket untuk Mendaki Gunung

Jaket seperti apaya yang cocok untuk digunakan dalam kegiatan mendaki gunung? Bagi para pendaki pemula pertanyan tersebut sering kali muncul. Apakah bisa menggunakan jaket gaul yang biasa dijual di pasaran? Sebenarnya dalam mendaki gunung bisa menggunakan jaket apa saja yang penting bisa melindungi tubuh kita dari dinginnya suhu udara di gunung. Namun Jaket yang sangat cocok untuk digunakan pada saat mendaki gunung adalah jaket yang praktis dan memiliki multifungsi. Postingan kali ini akan membantu sobat adventure bagaimana cara memilih jaket gunung dengan tepat.

Beraktivitas di alam bebas seperti mendaki gunung, hiking dan traveling saangat beresiko mengundang bahaya. Oleh sebab itu kita harus mempersiapkan peralatan dengan segala sesuatunya secara tepat. Jangan mementingkan  gaya dan gaul, percuma jaketnya keren tetapi tidak bisa melindungi tubuh kita selama berpetualang di alam bebas. Dan ini dia beberapa cara memilih jaket gunung:

1. Sesuaikan Dengan Ukuran, Model Dan Bahan
  • Pilihlah jaket yang sesuai dengan ukuran tubuha anda. Jaket harus menutupi bagian atas dan bagian lengan tertutup rapat supaya mencegah udara dingin masuk.
  • Untuk model bisa disesuakan dengan selara, pilihlah jaket yang memiliki kerang tinggi dan topi penutup kepalanya.
  • Perhatikanlah detail, detail utama yang diperhatikan adalah bagian kantong dan resleting. Terlalu banyak kantong malah membuat jaket kurang efektif. Perhatikan pula masalah fungsi. Kantong di bagian samping perut, selain untuk menyimpan barang, bisa pula digunakan untuk menghangatkan telapak tangan. Reseleting yang baik biasanya memiliki lapisan yang tahan air. Bila tidak, minimal resleting di bagian depan memiliki lapisan penutup lagi untuk mencegah angin masuk. Beberapa jaket memiliki resleting di bagian ketiak, agar tetap sejuk selama dipakai. Model ini bisa menjadi pilihan.
  • Pada umumnya jaket gunung dibuat dari bahan wind-braker atau water-proof. Karena iklim kita beriklim tropis jadi pilihlah yang water-proof.
Sobat bisa melakukan tes dengan mengucek-ngucek sedikit jaket yang akan dibeli. Bahan anti air, seperti taslan dan gore-tex, biasanya akan terasa lebih licin dan kaku. Bila ingin memastikan kualitas, sobat dapat meniup salah satu bagian kain. Bila terasa mampat, dapat dipastikan bahan ini tersebut anti air.
2. Waran Terang Atau Gelap?
  
Warna ternag sangat dianjurkan karena dapat memantulkan cahaya sehingga lebih mudah terlihat dan dikenali.
3. Sesuaikan Dengan Medan Dan Waktu Penggunaan
Medan seperti apa yang akan sobat hadapi? Bila sobat pergi ke gunung dengan ketinggian 2.000 – 3.000 mdpl, maka gunakanlah jaket dengan bahan dalam polar untuk menghangatkan. Waktu penggunaannya pun sebaiknya dipakai pada saat tidur. Apabila dipakai untuk berjalan, maka keringat akan keluar berlebihan, sehingga tubuh akan merasa terlalu lelah akbat dehidrasi.

Pada beberapa kasus  pendakian ke puncak seperti ke Gunung Semeru atau Rinjani, perjalanan dilakukan sekitar pukul 02.00 pagi. Tentu saja jaket harus dipakai untuk menjaga suhu tubuh agar tetap hangat.
  
4. Perhatikan Merk
 
Pilihlah merk yang sudah sobat kenal, atau Anda sudah memiliki referensi mengenai merk tersebut. Merk luar yang terkenal seperti Jack Wolfskin, Heads, Timberland, dll. Beberapa merk ada pula yang mencantumkan logo gore-tex. Untuk merk lokal, beberapa yang bagus diantaranya Eiger, Consina, Avtech, dan Rei

Ada juga merk yang kurang dikenal namun memiliki bahan yang sangat bagus. Sobat adventure bisa menilai dari resletingnya. Bila tercantum merk jaket yang sama, berarti jaket terbilang bagus. Karena, tidak sembarang perusahaan bisa membuat logo di resleting. Bila tidak memakai merk sendiri, pilihaln jaket dengan merk resleting YKK, yang sudah terjamin kualitasnya.

Cara Mendaki Gunung Cikuray

sobat adventure - Gunung Cikuray merupakan gunung tertinggi di Kabupaten Garut. Cikuray bagaikan tembok raksasa menjulang tinggi ke angkasa membentengi Garut dari arah selatan. Hamparan awan yang begitu luas seperti samudra nampak hadir menyambut para pendaki di pagi hari. berada di puncak Gunung Cikuray rasanya seperti berada di negri dongeng "Negri Di Atas Awan". Ini yang membuat Cikuray selau diminati bagi para pendaki gunung. Postingan kali ini akan membahas tentang bagaimana cara mendaki gunung Cikuray?

Bagi sobat dari luar Garut naik Bus jurusan Garut dan berhenti di Terminal Guntur Garut. Jalur menuju puncak Cikuray ada dua jalur jadi pilih mau pakai jalur yang mana?
  • Via Cilawu/ Stasiun Pemancar
Dari Terminal Guntur sobat naik saja Angkot berwarna putih abu-abu jurusan Cilawu dengan tarif Rp. 5.000.- Bisa langsung minta diantar ke pos  I bila rombongana harga nego. Membayar tiket masuk Rp. 3.000.- per orang, Motor Rp. 5.000.- Mobil kecil Rp. 10.000.- Mobil besar Rp. 15.000.

Dari stasiuan pemancar isi penuh wadah pengisian air sebanyak mungkin karena di jalan sampai puncak Cikuray sobat tidak akan menemukan sumber air lagi. Pendakian bisa langsung dimulai dengan trek yang langsung menanjak dengan melewati perkebunan teh dan ladang milik penduduk setempat setelah itu sobat akan melewati jalur dengan vegetasi hutan yang lebat. Hati-hati jamgan sampai keluar jlaur karena di beberapa bagian di kanan kirinya terdapat jurang yang cukup curam.


  • Via Bayongbong Cigedug
Dari Terminal Guntur sobat naik saja Angkot 08 berwarna putih kuning jurusan Bayongbong dengan tarif Rp. 5.000.-Minta berhenti di pertigaan Cicayur pamalayan setelah 100m setelah alun-alun Bayongbong. Dari pertigaan Cicayur bisa sewa ojeg Rp. 15.000.- per orang atau sewa mobil Pickup biaya Rp. 200.000.- per rombongan sampai Pabrik. Mudian mebayar uang simaksi Rp. 3.000 per orang.
Post Registrasi Cikuray Via Bayongbong

Sama seperti di Pemancar jangan lupa isi penuh persedian air sobat karena dijalur ini pun sobat tidak akan menemukan sumber air lagi.

Tips hemat buat sobat dari JABOTABEK dan sekitarnya, untuk menghemat waktu dan ongkos sebaiknya dari Terminal Kampung Rambutan bisa naik Bus KARUNIA BAKTI dengan jurusan SINGAPARNA. Kemudian turun di Perkebunan Dayeuhmanggung Cilawu, dari sana kepemancar tinggal pilih mau jalan kaki, ojeg atau sewa mobil.

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/03/cara-mendaki-gunung-cikuray.html

Wednesday, September 24, 2014

Cara Melakukan Pendakian Gunung Semeru

sobat adventure - Bagi para pendaki, Gunung Semeru merupakan salah satu gunung yang harus didaki, selain gunung tertinggi di pulau jawa Gunung Semeru juga menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Nah bagi sobat adventure yang ingin mendaki Gunung Semeru tapi tidak tahu harus bagai mana? Postingan kali ini akan sangat bermanfaat bagi sobat pendaki pemula yang belum tahu banyak tentang tata cara dan peraturan mendaki Gunung Semeru.

1. Syarat Dan Izin Pendakian
Calon pendaki harus mengurus perizinan di kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru via kantor seksi pengelolaaan taman nasional wilayah 2 di Tumpang bagi yang menggunakan jalur lewat Malang, sedangkan yang melalui jalur lainnya, melewati Lumajang, mendaftar di Kantor pengelolaan Ranupane.

Itu semua wajib di lakukan untuk memudahkan pengawasan dan monitoring para pendaki jika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan dan memudahkan menghubungi pihak keluarga dan instansi terkait lainnya. Adapun persyaratannya yang harus di lengkapi oleh calon pendaki Semeru antara lain:


  • Fotocopy identitas diri (KTP/SIM/Kartu Pelajar)  sebanyak 2 rangkap untuk masing-masing calon pendaki.
  • Mengisi Biodata: Nama lengkap, Umur, Alamat lengkap beserta nomor telpon keluarga yang dapat dihubungi.
  • Membayar tiket masuk,
    Tabel harga tiket masuk
    Bila membawa kendaraan pribadi akan dikenakan tambahan biaya Rp 3.000/ sepeda motor, Rp 6.000/ mobil. Kendaraan umum / charter biaya karcis kendaraan ditanggung oleh masing - masing sopir kendaraan tersebut.
  • Pendakian dilakukan berkelompok/beregu, minimal 3 orang. Bila ingin mendaki sendirian maka petugas tidak akan memberikan pelayanan perijinan untuk melakukan pendakian
2. Peraturan Mendaki
  • Setelah mendapatkan surat izin pendakian dan melengkapi administrasi di kantor SPTN II, calon pendaki diharapkan melaporkan diri ke Petugas di Pos Ranupane untuk registrasi ulang (tidak dipungut biaya lagi) dengan mengisi buku tamu (nama ketua kelompok, alamat, jumlah pengikut, nomor surat ijin, tanggal naik dan tanggal turun sesuai yang ada di surat ijin), serta mengisi blanko daftar barang bawaan.
  • Bagi para calon pendaki yang belum pernah mendaki ke Gunung Semeru dianjurkan untuk di dampingi oleh guide, atau bergabung dengan kelompok lain yang sudah pernah melakukan pendakian ke Gunung Semeru.
  • Berjalanlah secara kelompok, jangan memisahkan diri dari rombongan, serta dilarang memotong kompas atau membuat jalur sendiri. Ikutilah jalur yang sudah ditetapkan.
  • Para calon pendaki dilarang membawa senjata sajam berupa Golok, Kapak, dan sejenisnya, namun diperbolehkan membawa pisau lipat atau pisau dapur untuk peralatan memasak.
  • Dilarang membawa minuman keras dan obat-obatan terlarang selama melakukan pendakian.
  • Di puncak Mahameru dilarang mendekati kawah Jonggring Saloka yang masih aktif karena berbahaya adanya gas belerang dan semburan abu panas, serta material lainnya.
  • Setelah turun dan tiba di pos Ranupani, agar melaporkan diri kepada Petugas dan mengisi buku tamu kembali untuk memastikan bahwa anda dan rombongan telah benar-benar turun, dan menyerahkan sampah bawaan.
3. Rute Perjalanan
Rute perjalanan menuju Gunung Semeru dapat melalui Kabupaten Lumajang dan Malang, Namun kebanyakan calon pendaki masuk melalui pintu masuk Tumpang kantor SPTN II Malang. Pendaki yang menggunakan jasa kereta api, dari Stasiun Kota Baru Malang kemudian naik angkot AMG, ADL dengan biaya Rp 2.500 turun diterminal Arjosari Malang, waktu tempuh. Dari terminal Arjosari Malang pendaki dapat naik angkot warna putih jurusan Tumpang-Arjosari, waktu tempuh 45 menit dengan biaya Rp 5.000,- turun di terminal pasar Tumpang.

Dari pasar Tumpang perjalanan dilanjutkan naik jeep/truck engkel ke Ranu Pani, waktu tempuh dua jam dengan biaya Rp. 30.000,- per orang atau carter Rp 400.000,- per kendaraan.
4. Waktu Pendakian
Mendakilah pada saat tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Semeru. Pendakian ke Gunung Semeru, pulang pergi diperlukan waktu beberapa hari tergantung kemampuan fisik masing-masing calon pendaki.
  • Ranu Kombolo 
Berangkat dari Ranu Pani pukul 7.00 WIB dengan jarak tempuh 10 Km melalui jalan setapak  sekitar 3-4 jamperjalanan. Bagi sobat yang baru pertama kali pasti akan bingung menemukan jalur pendakian. Maka, setelah sampai di gapura selamat datang, perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar karena akan mengarah ke kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki melewati Watu Rejeng, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam dengan melintasi Gunung Ayek-Ayek.

Jalur awal yang akan di lalui landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan ilalang. Disini tiidak ada tanda petunjuk arah jalan, akan tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100 m. Setelah berjalan sekitar 5 Km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi Edelweis, para pendaki akan sampai di Watu Rejeng. Watu Rejeng  merupakan batu terjal yang sangat  indah dengan pandangan ke arah lembah dan bukit yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus.  Perjalanan dari Watu Rejeng  menuju Ranu Kumbolo masih cukup jauh.

Di Ranu Kumbolo terdapat danau seluas 12 Ha  dengan ketinggian 2.400 m dpl. Di Ranu Kumbolo ini terdapat pondok pendaki serta MCK untuk istirahat dan memasak bahkan untuk ngecemp dan mendirikan tenda. Ranu Kumbolo merupakan tempat peristirahatan yang memiliki pemandangan dan ekosistem dataran tinggi asli. Panorama alam di pagi hari akan lebih menakjubkan berupa sinar matahari yang terbit dari celah-celah bukit yang menyebabkan sekitar danau berwarna kemerah-merahan dan kekuningan, di tambah uap air dari danau seakan-akan keluar dari danau tersebut. Di pagi hari juga dapat melihat atraksi burung Belibi.
  • Ranu Kumbolo-Kalimati
Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo akan diawali mendaki bukit terjal dengan pemandangan yang sangat indah dibelakang ke arah danau. Perjalanan dari Ranu Kumbolo ke Kalimati berjarak 5 Km serta membutuhkan waktu tempuh dua hinga tiga jam.


Tak jauh dari ranu Kumbolo terdapat padang rumput yang terletak di lembah Gunung Ayek-Ayek yang dinamakan Pangonan Cilik. Asal usul nama tersebut karena padang rumput ini mirip dengan padang penggembalaan ternak (Pangonan). Kemudian di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan Oro-Oro Ombo, luasnya sekitar 100 Ha. Oro-Oro Ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Padang rumput ini mirip sebuah mangkuk dengan hamparan rumput yang berwarna kekuningan, kadang-kadang pada beberapa tempat terendam air hujan. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel. Di sebelah selatan padang rumput Oro-Oro Ombo terdapat kelompok Hutan Cemoro Kandang termasuk dalam gugusan Gunung Kepolo. Gunung Kepolo merupakan hutan yang ditumbuhi pohon cemara gunung dan tumbuhan paku-pakuan. Daerah ini topografinya relatif datar.

Setelah Cemoro Kandang perjalanan berlanjut ke padang rumput Jambangan yang terletak di ketinggian 3.200 m dpl, di sini terdapat beberapa pohon cemara, Cantigi, dan bunga Edelweis. Topografinya relatif datar, terdapat beberapa tempat teduh yang ideal untuk peristirahatan. Dari tempat ini terlihat dengan jelas puncak Gunung Semeru menjulang tinggi dengan kepulan asap yang menjulang ke angkasa serta alur lahar pada seluruh tebing puncak yang mengelilingi berwarna perak. Di tempat inilah para pendaki maupun fotografer sering mengabadikan atraksi keunikan dari Gunung Semeru.

Kalimati-Mahameru

Daerah kalimati merupakan tempat untuk mempersiapkan diri menuju puncak Semeru yang sering disebut Mahameru. Untuk melanjutkan perjalanan ke puncak dianjurkan pagi-pagi sekali sekitar pukul 2.00-3.00 pagi. Waktu tempuh sekitar empat sampai lima jam dengan perjalanan yang terus menanjak.

Nama kalimati berasal dari nama sebuah sungai/kali yang tidak berair. Aliran air hanya terjadi apabila musim hujan, aliran menyatu dengan aliran lahar Gunung Semeru. Perjalanan pada siang hari medan yang dilalui terasa makin berat selain terasa panas juga pasir akan gembur bila terkena panas. Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.

Jalan menuju surga itulah ungkapan dari para pendaki yang melakukan pendakian ke Semeru. Alur lahar berpasir terbentuk dari bongkahan lahar yang membeku menyelimuti seluruh tebing, menjulang tinggi untuk di daki dengan kemiringan 60-70 derajat bahkan lebih apabila berada di bagian bawah tebing. Di malam hari, tempat ini hanya terlihat seakan-akan berada di kaki seorang raksasa. Kesiapan fisik dan mental harus secara matang diperhitungkan, begitu juga keteguhan hati dan kesabaran serta semangat untuk mencapai puncak tertinggi di pulau jawa.
Selamat Mendaki.

Friday, February 14, 2014

Cara Dan Tips Mendaki Gunung Papandayan

Gunung Papandayan yang mempesona memberikan berjuta kenangan dan keindahan kepada semua pasang mata yang mengaguminya. Alam menyimpan berjuta misteri dan menimbulkan seribu tanya tatkala kita mencoba untuk memahaminya. Seperti gunung-gunung lainnya Gunung Papandayan dengan segala keindahannya menyimpan banyak bahaya. Mendaki gunung merupakan hal yang sangat menyenangkan terutama bagi mereka yang menamai dirinya sebagai pecinta alam. Namun dewasa ini banyak diberitakan tentang hilingnya atau tewasanya para pendaki gunung. Hal ini tentunya sangat tidak kita inginkan dan selalu berharap jangan pernah terjadi atau dialami oleh kita, maka dari itu hal terpenting sebelum mendaki gunung kita wajib mengntahui tentang segala yang berhubungan dengan mendaki gunung. (baca artikel sebelumnya untuk mengetahui tantang teknik dasar mendaki gunung)

Gunung Papandayan
Mendaki Gunung Papandayan dengan jalur pendakian yang bisa dibilang Cukup sederhana namun ternyata sangat sulit untuk dilalui. Apalagi bagi mereka yang pemula atau yang baru pertama kali mendaki gunung. Melalui tulisan sederhana ni saya ingin berbagi sedikit pengetahuan saya tentang cara dan tips mendaki gunung yang aman, nyaman dan selamat sampai lagi dirumah. Postingan kali akan sangat bermanfat untuk sobat adventure khusunya yang masih newbie.

Untuk sobat adventure dari luar Garut bisa memulai petualangan sobat dari Alun-Alun Tarogong Kidul atau dari Terminal Guntur Garut dengan menumpang mobil Angkutan umum Elef jurusan Cikajang atau pameungpeuk dan Angkot dengan jurusan Cikajang yang berwana putih biru tua dengan tarif ongkos tergantung kesepakatan dan jago nawar sama supir dan kondekturnya.
Waktu tempuh 30 menit waktu normal sampai di Cisurupan. Berhenti di Alun-alun Kecamatan Cisurupan setelah pasar Cisurupan tepat di tikungan jalan sebelah kiri ada lapangan sebelah kirinya lagi ada para tukang ojek dan mobil sewaan, warga sekitar menyebutnya Kolabak. Tinggal pilih mau pakai jasa yang mana. Untuk ongkosnya sama asal jago nawarnya bisa murah.

Supaya hemat apa bila ingin membeli makanan dan logistik lainnya yang dirasa kurang lebih baik membeli di pasar Cisurupan saja karena diatas ditempat parkir harganya lumayan mahal. Waktu tempuh dari pasar Cirupan ke tempat parkir sekitar 20 menitan dengan menggunakan kendaraan. Namun jika berjalan kaki waktu tempuhnya kurang lebih dua jam perjalanan dengan menyusuri jalan aspal sepanjang 8 kilo meter melewati perkampungan dan perkebunan warga sekitar.

Sebelum memulai pendakian alangkah baiknya sobat mendaftar diri sobat dengan memberikan data diri seperti foto copy KTP, No Hp, jumlah pendaki dan lama pendakian dan membayar uang pendaftaran kepada petugas di penjagaan. Kemudian cek kembali barang bawaan sobat. Isi juga botol minumang sobat karena di selama jalur pendakian tidak akan menemukan sumber air. Jangan terlalu banyak, secukupnya saja sesuai dengan kebutuhan agar tidak terlalu berat karena di Pondok Salada kita ada sumber air lagi.

Dari tempat parkir pendakian bisa dimulai menju Pondok Salada kurang lebih sekitar dua jam dengan jalur pendakian berupa bebatuan batu vulkanik bekas letusan. Dan kepulan asap belerang berabau menyengat meyembur keluar menyembur di beberapa kawah dan sudut jalan. Jalur dimulai dari mendekati kawah lalu kemudian membelah kawah. Berhati-hatilah dalam melangkah karena terdapat beberapa bagian jalan yang gembur dengan suhu yang cukup panas. Terdapat pula jurang-jurang kecil di kanan kiri jalan.

Selanjutnya menuju puncak Papandayan dari Pondok Salada melalui Tegal Alun dengan mendaki punggungan gunung dengan konutur cukup terjal dengan medan jalur berupa bebatuan besar seperti sungai kering. Pendakian menuju puncak harus extra hati-hati jangan sampai terpleset dan jatuh.
Dan menurut saya jalur ini merupakan jalur tersulit di Gunung Papandayan. Di Podok Saladah Sobat bisa beristirahat dan mendirikan tenda. Apabila cuaca cerah dari Pondok Salada akan nampak terliha Death Forrest atau Hutan Mati.
Death Forest

Setelah melewati jalur ini sobat akan melewati jalur dengan vegetasi hutan cantigi yang cukup lebat kemudian tiba di Tegal Alun. Dari Tegal Alun jalan setapak menuju puncak tidak terlalu jelas jadi pasang mata dan perhatikan jalan dengan baik karena jalan ini memang jarang untuk dilalui. Jangan kecewa sesampainya di puncak karaena tidak nampak kawasan luas, kemudian tidak ada tugu petunjuk ketinggian seperti di gunung-gunung lainnya. Namun tetatp bisa menikmati pemandangan kawasan kawah papandayan dari sekitar puncak.

Demikian pengetahun saya tentang tips dan cara mendaki Gunung Papandayan. Jalur pendakian bisa saja berubah, apabila ada penjelasan yang kurang, mungkin sobat adventure bisa menambakannya. Sebagai penutup ada satu kalimat yang masih terngiang ditelinga saya "sekecil apapun barang dihutan adalah nyawa bagi kita, Egot Rimbawan" Terima Kasih.

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/03/cara-mendaki-gunung-papandayan.html

Monday, December 10, 2012

Cara Memilih Sepatu Untuk Naik Gunung


sobat adventure. Dalam setiap kegiatan baik itu hiking, kemping, berwisata, mendaki gunung, jalan-jalan atau petualangan alam bebas lainnya kita pasti membutuhkan yang namanya sepatu untuk melakukan petualangan-petualangan tersebut karena tidak mungkin kita bertelanjang kaki alias nyeker, betul tidak?

Kegiatan utama dalam bertualang dan berwisata adalah berjalan. Ini berarti untuk bisa berjalan-jalan dan menikmati setiap sudut keindahan tempat yang kita kunjungi dengan aman dan nyaman, perlindungan terhadap kaki harus benar-benar diperhatikan. Kaki harus terlindung dari kemungkinan terluka karena duri, batu, paku dan benda tajam lainya yang terdapat di sepanjang perjalanan. Sepasang sepatu yang baiklah yang akan melindungi kaki yang gemar berjalan.

Nah untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih sepatu seperti:
  • Yang pertama pilih lah sepatu sesuai kebutuhan dan sesuai ukuran, kuat, lentur, ringan serta tidak terlalu kecil atau terlalu besar tapi pas sehingga nyaman di kaki dan nyaman digunakan.
  • Yang kedua pilihlah sepatu yang sol nya terbuat dari karet sintetis, jangan memilih sepatu yang gampang tergelincir, misalnya sol nya dari kulit.

Untuk itu saya rekomendasikan untuk memilih sepatu tracking untuk naik gunung atau sepatu gunung karena sepatu gunung memiliki kriteria seperti yang telah disebutkan diatas. Selain itu sepatu gunung juga cocok untuk sobat yang suka berpetualang dan berwisata serta pas dan nyaman digunakan dalam berbagai kegiatan. Harganya memang lumayan tapi keamanan dan kenyamanan sama kekuatannya jangan diragukan meski sedikit nguras dompet tapi dijamin tidak akan membuat kaki kita lecet.

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/03/cara-memilih-sepatu-untuk-mendaki-gunung.html

Tuesday, November 13, 2012

Kunci Sukses Perencanaan Perjalanan

Banyak kegiatan petualangan alam yang bisa kita lakukan di alam bebas seperti mendaki gunung, kemping dan hiking. Kegiatan-kegiatan tersebut memang mengasikan bagi sebagian orang, terutama bagi sobat para pecinta alam dan para penggiat alam bebas lainnya. Namun tidak selamanya kegiatan tersebut mengasikan faktanya banyak pula pendaki gunung yang dalam pendakiannya malah mendapatkan musibah. Alih-alih ingin mendapatkan sesutu yang menarik, menikmati keindahan alam dan bersenang-senang eh malah terkena musibah seperti kecelakaan, tersesat, kehabisan perbekalan bahkan yang paling parah meninggal, ada pula beberapa pendaki gunung yang hilang dan tidak bisa ditemukan hingga saat ini. Uuuiiikkkhhh ngeri memang bila terjadi hal tersebut, dan pastinya semuanya merupakan hal yang paling tidak diinginkan oleh para pendaki gunung. Namun sobat adventure tidak perlu takut karena postingan saya kali ini yaitu tentang mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan dengan mempelajari dan memahami manjemen perjalanan. Hanya ingin berbagi sedikit pengalaman saja, dan ini merupakan pengetahuan yang saya dapat pada saat mengikuti DIKLATSAR pecinta alam beberapa tahun yang lalu.

Sering kali terjadi kecelakaan dalam kegiatan di alam bebas yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh penggiat alam tersebut. namun sesungguhnya hal ini dapat dihindari dengan  membekali diri dengan keterampilan dan pengetahuan  sehingga para penggiat alam bebas mempunyai kemampuan yang memadai. Salah satunya dengan manajemen perjalanan.

Perencanaanperjalanan. kunci sukses perencanaan perjalanan yaitu melalui perencanaan tersebut sedini mungkin. Hal-hal yang perlu diketahui dalam perencanaan perjalanan yaitu:

Petualangan alam bebas secara garis besar di bagi menjadi 3 fase, :
  1. Pra kegiatan
  2. Pelaksanaan kegiatan
  3. Paska kegiatan
  • Pra kegiatan
  • Perencanaan perjalanan maksud tujuan dan target perjalanan ini adalah awal dari rangkaian kegiatan yaitu menentukan maksud perjalanan dan tujuan lokasinya serta target yang akan di capai.
  • Perjalanan waktu dan tempat
  • Pengumpalan data lokasi kegiatan seperti : letak geografis, medan, budaya lokal, keamanan, cuaca, iklim dll.
  • Perencanaan logistic, perlengkapan dan perbekalan.
  • Pelaksanaan kegiatan
  • Pembagian tugas dan kerjasama tim
  • Manajemen perlengkapan dan perbekalan
  • System komando, komunikasi dan  rescue
  • Dokumentasi kegiatan
  • Pasca kegiatan
  • Laporan kegiatan, evaluasi kegiatan
        
Setelah melakukan hal-hal tersebut maka kita kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari. Segala sesuatu yang dipersiapkan dengan baik akan kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari. Segala sesuatu yang dipersiapkan dengan baik akan berdampak baik pula terhadap kegitan yang akan kita lakukan. Dan itulah gambaran singkat tentang manejemen perjalanan, semoga bermanfaat. Salam lestari!

Sumber: http://infopaguci.blogspot.com/2017/04/tips-sukses-perencanaan-pendakian.html